Ketika Anak Memilik Dunia Sendiri

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

222

Autism adalah kelaianan atau keterlambatan perkembangan saraf pada seseorang yang  berpengaruh pada kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan berinteraksi sosial. Ketika seorang anak menderita autism masih banyak orang tua yang terlambat menyadarinya. Padahal autism harus dideteksi sedini mungkin agar anak lebih dapat menyesuaikan dengan lingkungan. Berikut adalah gelaja autism pada anak :

  • Tidak berminat atau bersosialisasi dengan anak anak lain

Pada anak autis seringkali seperti memiliki duina sendiri sehingga mereka tidak dapat berinteraksi sosial dengan teman sebayanya

  • Kontak mata tidak ada

Ketika diajak bicara, anak autis tidak dapat melakukan kontak mata dengan lawan bicara

  • Kaku terhadap orang lain

Anak autis akan menolak untuk disentuh, dipeluk, ataupun digendong orang lain

  • Sensitif suara

Tidak suka mendengar suara keras, langsung menutup telinga bila mendengar suara keras

  • Gemar berteriak-teriak

Mudah marah dan sering berteriak-teriak terutama keinginan tidak terpenuhi

  • Sering memiliki bahasa sendiri atau “bahasa aliens”

Sulit berkomunikasi dengan orang lain atau menggunakan bahasa yang tidak jelas ketika berkomunikasi. Selain itu anak autis suka membeo atau menirukan perkataan orang lain

  • Sulit fokus

Anak autis sering kali mudah terditraksi oleh suara dan benda berputar.

  • Perasaan datar

Cenderung sulit berempati kepadaorang lain dan sering kali tidak berekpresi ketika diajak berinteraksi

Gejala-gajala yang telah dijelaskan diatas hanya beberapa gejala yang timbul pada anak autism. Tidak menutup kemungkinan ada gejala lain ataupun variasi gejala yang ditemukan pada anak autis. Ketika orang tua atau orang disekitar anak menemukan gejala tersebut bukan berarti lantas langsung menilai anak tersebut autis karena butuh penilaian atau observasi pada tingkah laku anak tersebut dalam waktu tertentu. Sebaiknya ketika menemukan gejala tersebut pada anak segera konsultasikan kepada ahlinya yaitu psikolog klini, dokter spesialis anak, dan pskiater anak. Ada rangkaian pemeriksaan untuk mendiagnosis seorang anak terkena autism, selain pemeriksaan terhadap anak tersebut orang tua atau orang yang biasa dekat dengan anak dalam kesehariannya akan diwawancarai mengenai anak tersebut.

Semakin dini seorang anak terdeteksi memiliki autism maka semakin cepat diketahui terapi yang tepat untuk anak tersebut. Terapi pada anak autis diarahkan pada hambatan dan keterlambatan yang anak tersebut miliki, sehingga terapi pada setiap anak cenderung spesifik atau khusus. Selain untuk keperluan terapi, keuntungan dalam mendeteksi dini anak autism adalah untuk mempersiapkan anak tersebut untuk bersosialisasi. Sehingga anak tersebut lebih tahu bagaimana memposisikan dirinya dalam social terutama ketika anak tersebut beranjak dewasa. Keuntungan lain yang dapat dirasakan selain pada anak tersebut yaitu pada orang tua dan lingkungan sekitarnya, karena semakin dini terapi diberikan efektifitasnya semakin baik sehingga kesulitan yang dihadapi orang tua dan orang sekitar anak tersebut dalam membantu terapi lebih sedikit. (LAM)

Sumber:

Rahayu, S. M., 2014. Deteksi dan Intervensi Dini Pada Anak Autism. Journal Pendidikan Anak, III(1), pp. 1-9.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store