Kleptomania

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

208

Kleptomania adalah suatu kondisi yang termasuk ke dalam kelompok gangguan kendali impulsif, yaitu ketika penderita tidak dapat menahan diri untuk mengutil atau mencuri. Meski jarang terjadi pada seseorang, namun penyakit mental ini membuat penderitanya terganggu secara emosional, sehingga malu untuk mencari pengobatan.

Penderita kleptomania sering mengambil barang-barang yang sebenarnya dapat dibelinya sendiri, atau barang bekas yang sudah tidak terpakai oleh pemiliknya. Banyak orang dengan kleptomania hidup dalam rahasia karena malu dan takut untuk mencari perawatan kesehatan mental. Meskipun tidak ada obat untuk kleptomania, pengobatan psikoterapi mungkin dapat membantu mengakhiri siklus kompulsif untuk mencuri.

Penyebab kleptomania tidak diketahui secara pasti, tapi diduga karena adanya perubahan pada zat kimia dalam otak, yang disebut neurotransmitter. Perlu diketahui, kleptomania berbeda dengan pencurian yang dilandasi motif kriminal. Pengidap kleptomania tidak terus-menerus mencuri untuk keuntungan pribadi, karena nekat atau memberontak. Mereka mencuri hanya karena keinginan mereka sangat kuat sehingga mereka tidak sanggup menahannya.

Gejala Kleptomania

Adapun beberapa gejala kleptomania yaitu :

  • Adanya keinginan tidak tertahankan untuk mencuri
  • Sebelum mencuri, penderita kleptomania merasakan ketegangan yang meningkat.
  • Merasakan kelegaan atau kenikmatan setelah mencuri. Sekaligus merasa malu, bersalah, menyesal, benci kepada diri sendiri, atau rasa takut akan ditangkap.
  • Barang yang dicuri biasanya disembunyikan, tidak pernah digunakan. Barang juga dapat disumbangkan, diberikan kepada keluarga atau teman-teman, atau bahkan diam-diam kembali ke tempat dari mana barang dicuri
  • “Episode” kleptomania biasanya muncul spontan dan tanpa perencanaan yang matang. Artinya, penderita kleptomania bisa melakukan aksinya di mana saja dan biasanya seorang diri.
  • Pencurian yang dilakukan penderita kleptomania tidak didasarkan alasan halusinasi, delusi, marah, ataupun balas dendam.

Kleptomania merupakan gangguan mental yang tidak dapat dianggap remeh. Jika dibiarkan tanpa penanganan tepat, kleptomania dapat menimbulkan penderitaan bagi penderita maupun keluarganya. Sebagian penderita kleptomania menahan rasa malu akibat gangguan tersebut, bahkan takut akan ditangkap dan dipenjara, sehingga tidak berani mencari bantuan profesional.

Pengobatan yang diberikan umumnya adalah kombinasi antara psikoterapi dan obat-obatan. Jenis psikoterapi yang umumnya diterapkan pada penderita kleptomania adalah terapi perilaku kognitif. Melalui metode ini, pasien akan diberikan gambaran mengenai perbuatan yang dia lakukan serta akibat yang bisa diterima, seperti berurusan dengan pihak berwajib. Untuk obat-obatan, dokter akan meresepkan obat antidepresan jenis selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI).

Jika orang terdekat sedang dirawat karena kleptomania, pastikan Anda memahami detail rencana pengobatannya dan secara aktif mendukung kesuksesannya. Menghadiri satu atau lebih sesi terapi dengan orang terdekat mungkin membantu sehingga Anda mengerti faktor yang tampak memicu keinginan mencuri dan cara paling efektif untuk mengatasinya. (RH)

Daftar Pustaka

Mayo Clinic (2017). Diseases and Conditions. Kleptomania

Psychology Today (2018). Kleptomania.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store