KOPI BISA JADI OBAT SAKIT KEPALA?

12

Anda
mungkin pernah mendengar tentang kafein bisa jadi pereda sakit kepala, dan
mungkin saja Anda juga sudah hapal diluar kepala bahwa kopi mengandung jumlah
kafein yang cukup banyak. Tapi apakah benar kafein dalam kopi bisa dijadikan
obat sakit kepala? Ada beberapa yang mengatakan bahwa kopi justru dapat
menyebabkan sakit kepala karena sifat ketergantungannya. Mana yang benar ya?

Bagaimana Cara Kopi Mengurangi
Sakit Kepala?

Ketika Anda
sakit kepala, Anda pasti ingin keluhan tersebut segera reda. Entah itu sakit
kepala karena migrain atau Tension Type
Headache
(TTH), kafein dapat membantu keduanya, oleh karena itulah kafein
banyak terkandung dalam obat penghilang rasa sakit. Bahkan, terkadang Anda bisa
menghentikan rasa sakit hanya dengan mengonsumsi kafein saja! Luar biasa sekali kerja kafein ini ya.

Kafein
adalah obat paling populer di dunia, dan kopi adalah produk paling penting
kedua setelah minyak. 90% orang Amerika mengonsumsi kafein setiap hari dengan
lebih dari 50% mengonsumsinya dalam bentuk kopi. Dosis harian rata-rata untuk
semua konsumen sekitar 200mg. Cukup banyak ya! Sebenarnya untuk mencapai
200-300mg kafein setiap hari bukanlah perkara yang sulit karena secangkir kopi
dengan standar delapan ons mengandung antara 125mg dan 250mg kafein. Apakah
Anda tahu bahwa minuman soda kaleng itu mengandung hingga 34mg kafein? Tahukah
Anda bahwa menambahkan 130 mg kafein bersamaan dengan konsumsi obat penghilang
rasa sakit (aspirin dan asetaminofen) dapat membuat kinerja obat 40% lebih
efektif dibandingkan bila tidak dikombinasi dengan kafein?

Bagaimana
bisa? Kafein membantu mengurangi peradangan, dan hal tersebut bisa meredakan
rasa sakit. Kafein juga mampu meningkatkan kerja obat sakit kepala seperti
aspirin, ibuprofen, atau acetaminophen, obat-obat ini bekerja lebih cepat dan
lebih baik bila dikombinasikan dengan kafein.

Apakah Kopi Bisa Menyebabkan Sakit
Kepala?

Namun
anehnya, walaupun kafein dapat membantu secara efektif menghilangkan rasa
sakit, bahan ini juga dapat menyebabkan sakit kepala. Salah satu sifat kafein adalah
mampu mempersempit pembuluh darah otak, ketika Anda yang telah rutin
mengkonsumsinya sehari-hari (dalam bentuk kopi atau teh) lantas berhenti, maka
dapat menyebabkan pembuluh darah otak mengembang lagi, dan hal itu dapat
menyebabkan sakit kepala.

Jangan
meremehkan kekuatan atau potensi kafein. Tujuh hari rutin mengkonsumsi kafein
dapat membuat Anda ketergantungan terhadap zat ini! Bahkan, walaupun hanya
100mg per hari. Apakah semua orang akan ketagihan kafein? Tidak semua orang
yang mengonsumsi kafein setiap hari memiliki kemungkinan yang sama. Penelitian
menunjukkan bahwa genetik membuat beberapa orang lebih mudah mengalami
ketergantungan daripada yang lain.

Setelah
diteliti, pada pasien yang mengalami sakit kepala harian kronis atau chronic daily headache (CDH) ditemukan
bahwa kafein merupakan makanan sehari-hari dan/atau lebih suka obat sakit kepala
yang mengandung kafein. Selain itu, orang yang kadang-kadang mengalami serangan
migrain berisiko lebih tinggi terkena CDH bila pasien ini juga mengonsumsi
kafein setiap hari. Konsumsi 100mg kafein setiap hari memiliki kemungkinan tiga
kali lipat untuk menderita CDH daripada mereka yang minum dengan jumlah yang lebih
sedikit.

Lantas, Apakah Benar Kopi Bisa
Menyebuhkan Sakit Kepala?

Ya. Namun sayangnya,
efek kafein pada otak sangat bervariasi tergantung pada seberapa sering Anda
menkonsumsinya. Pada penggunaan sesekali, mungkin dapat membantu dalam
mengurangi rasa sakit kepala Anda. Tapi akibat paparan kafein harian atau
hampir setiap hari dalam kopi, otak jadi tolerans terhadap obat. Ini berarti,
dosis yang diberikan menjadi kurang efektif dengan penggunaan berulang. Untuk
proses mengkombinasi obat dengan kafein atau kopi, Anda dapat konsultasikan
pada dokter melalui WA PakDok! (TYA)

DAFTAR
PUSTAKA

  1. WebMD. 2017. The Link
    Between Caffeine and Headaches, diakses melalui https://www.webmd.com/migraines-headaches/triggers-caffeine#2
  2. American Headache
    Society Committee for Headache Education. Caffeine and Migraine, diakses
    melalui https://americanmigrainefoundation.org/resource-library/caffeine-and-migraine/