KOPI BISA JADI OBAT SAKIT KEPALA?

55

Anda mungkin pernah mendengar tentang kafein bisa jadi pereda sakit kepala, dan mungkin saja Anda juga sudah hapal diluar kepala bahwa kopi mengandung jumlah kafein yang cukup banyak. Tapi apakah benar kafein dalam kopi bisa dijadikan obat sakit kepala? Ada beberapa yang mengatakan bahwa kopi justru dapat menyebabkan sakit kepala karena sifat ketergantungannya. Mana yang benar ya?

Bagaimana Cara Kopi Mengurangi Sakit Kepala?

Ketika Anda sakit kepala, Anda pasti ingin keluhan tersebut segera reda. Entah itu sakit kepala karena migrain atau Tension Type Headache (TTH), kafein dapat membantu keduanya, oleh karena itulah kafein banyak terkandung dalam obat penghilang rasa sakit. Bahkan, terkadang Anda bisa menghentikan rasa sakit hanya dengan mengonsumsi kafein saja! Luar biasa sekali kerja kafein ini ya.

Kafein adalah obat paling populer di dunia, dan kopi adalah produk paling penting kedua setelah minyak. 90% orang Amerika mengonsumsi kafein setiap hari dengan lebih dari 50% mengonsumsinya dalam bentuk kopi. Dosis harian rata-rata untuk semua konsumen sekitar 200mg. Cukup banyak ya! Sebenarnya untuk mencapai 200-300mg kafein setiap hari bukanlah perkara yang sulit karena secangkir kopi dengan standar delapan ons mengandung antara 125mg dan 250mg kafein. Apakah Anda tahu bahwa minuman soda kaleng itu mengandung hingga 34mg kafein? Tahukah Anda bahwa menambahkan 130 mg kafein bersamaan dengan konsumsi obat penghilang rasa sakit (aspirin dan asetaminofen) dapat membuat kinerja obat 40% lebih efektif dibandingkan bila tidak dikombinasi dengan kafein?

Bagaimana bisa? Kafein membantu mengurangi peradangan, dan hal tersebut bisa meredakan rasa sakit. Kafein juga mampu meningkatkan kerja obat sakit kepala seperti aspirin, ibuprofen, atau acetaminophen, obat-obat ini bekerja lebih cepat dan lebih baik bila dikombinasikan dengan kafein.

Apakah Kopi Bisa Menyebabkan Sakit Kepala?

Namun anehnya, walaupun kafein dapat membantu secara efektif menghilangkan rasa sakit, bahan ini juga dapat menyebabkan sakit kepala. Salah satu sifat kafein adalah mampu mempersempit pembuluh darah otak, ketika Anda yang telah rutin mengkonsumsinya sehari-hari (dalam bentuk kopi atau teh) lantas berhenti, maka dapat menyebabkan pembuluh darah otak mengembang lagi, dan hal itu dapat menyebabkan sakit kepala.

Jangan meremehkan kekuatan atau potensi kafein. Tujuh hari rutin mengkonsumsi kafein dapat membuat Anda ketergantungan terhadap zat ini! Bahkan, walaupun hanya 100mg per hari. Apakah semua orang akan ketagihan kafein? Tidak semua orang yang mengonsumsi kafein setiap hari memiliki kemungkinan yang sama. Penelitian menunjukkan bahwa genetik membuat beberapa orang lebih mudah mengalami ketergantungan daripada yang lain.

Setelah diteliti, pada pasien yang mengalami sakit kepala harian kronis atau chronic daily headache (CDH) ditemukan bahwa kafein merupakan makanan sehari-hari dan/atau lebih suka obat sakit kepala yang mengandung kafein. Selain itu, orang yang kadang-kadang mengalami serangan migrain berisiko lebih tinggi terkena CDH bila pasien ini juga mengonsumsi kafein setiap hari. Konsumsi 100mg kafein setiap hari memiliki kemungkinan tiga kali lipat untuk menderita CDH daripada mereka yang minum dengan jumlah yang lebih sedikit.

Lantas, Apakah Benar Kopi Bisa Menyebuhkan Sakit Kepala?

Ya. Namun sayangnya, efek kafein pada otak sangat bervariasi tergantung pada seberapa sering Anda menkonsumsinya. Pada penggunaan sesekali, mungkin dapat membantu dalam mengurangi rasa sakit kepala Anda. Tapi akibat paparan kafein harian atau hampir setiap hari dalam kopi, otak jadi tolerans terhadap obat. Ini berarti, dosis yang diberikan menjadi kurang efektif dengan penggunaan berulang. Untuk proses mengkombinasi obat dengan kafein atau kopi, Anda dapat konsultasikan pada dokter melalui WA PakDok! (TYA)

DAFTAR PUSTAKA

  1. WebMD. 2017. The Link Between Caffeine and Headaches, diakses melalui https://webmd.com/migraines-headaches/triggers-caffeine#2
  2. American Headache Society Committee for Headache Education. Caffeine and Migraine, diakses melalui https://americanmigrainefoundation.org/resource-library/caffeine-and-migraine/