Langkah Tepat Perawatan Luka Bakar Di Rumah

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

246

Luka bakar dapat terjadi di mana saja, terutama bagi anda yang setiap hari berhubungan dengan api dan sumber panas lainnya. Selain itu, luka bakar dapat terjadi akibat ketidaksengajaan seperti terkena air panas dan terkena cipratan minyak saat memasak serta akibat kecelakaan seperti kebakaran.

Luka bakar adalah kondisi kerusakan jaringan tubuh yang disebabkan oleh panas, bahan kimia, listrik, radiasi, cairan, uap panas, atau gas yang mudah terbakar. Beberapa penampakan pada luka bakar yang umum terjadi, antara lain kulit kemerahan, kulit melepuh, rasa nyeri atau sakit, kulit terkelupas, bengkak, kulit terlihat putih, atau bahkan hangus. Berdasarkan kedalamannya, luka bakar dibagi menjadi 3 tingkat, yaitu:

1.      Luka bakar derajat 1 (superficial burn)

Hanya meliputi lapisan kulit paling atas (lapisan epidermis). Biasanya luka bakar ini ditandai dengan kemerahan, rasa nyeri, dan bengkak.

2.      Luka bakar derajat 2 (superficial partial-thickness burn)

Meliputi lapisan paling luar kulit yang rusak dan mengganggu lapisan bawahnya. Luka bakar tingkat ini merupakan jenis yang paling sakit, ditandai munculnya gelembung-gelembung pada kulit yang berisi cairan, bengkak, kulit berwarna kemerahan atau bisa juga menjadi putih, kulit lembap, dan rusak.

3.      Luka bakar derajat 3 (full thickness burn)

Luka bakar tingkat ini paling berat, lapisan yang terkena luka bakar tidak terbatas, bahkan bisa sampai ke tulang dan organ dalam. Biasanya ditandai dengan kulit menjadi kering, pucat atau bahkan putih namun bisa juga gosong dan hitam.

Dibandingkan dengan luka bakar tingkat pertama dan kedua, derajat luka bakar tingkat tiga lebih berisiko menimbulkan komplikasi seperti infeksi, kehilangan banyak darah, syok, bahkan menyebabkan kematian.

Pengobatan luka bakar ditentukan berdasarkan derajat luka bakar. Pertolongan pertama di rumah hanya bisa dilakukan untuk mengobati luka bakar ringan. Hal ini dilakukan agar kerusakan kulit yang terjadi tidak bertambah. Beberapa hal yang dapat dilakukan di rumah sesaat setelah terjadi luka bakar:

  • Menghentikan proses terbakar secepat mungkin
  • Mendinginkan luka dengan air biasa selama 20-30 menit; jangan menggunakan es atau air dingin
  • Menyingkirkan pakaian atau aksesoris yang menutupi luka bakar
  • Membersihkan dan menutup luka bakar dengan plastik bening yang bersih atau perban
  • Mengonsumsi obat pereda rasa sakit seperti parasetamol
  • Jauhkan luka bakar dari paparan sinar matahari langsung

Jika kulit melepuh akibat luka bakar, hindari upaya untuk memecahnya sendiri karena berisiko membuat luka terinfeksi. Pastikan Anda tidak mengobati luka bakar dengan obat rumahan seperti es, pasta gigi, mentega, atau telur. Hindari menempelkan kapas ke luka bakar, karena serat kecil kapas bisa menempel pada luka dan meningkatkan resiko infeksi. Jangan sekali-sekali melakukan pengobatan rumahan terhadap luka bakar derajat tiga, karena luka bakar parah membutuhkan perawatan medis sesegera mungkin. Hal ini untuk membantu mencegah munculnya jaringan parut, terjadinya cacat tubuh, dan kelainan bentuk. (REG)

Daftar Pustaka

  1. Wedro B. First aid for burns. 2018. Available at https://medicinenet.com/burns/article.htm#introduction_to_burns
  2. Sullivan D. Home remedies for burns. 2017. Available at https://healthline.com/health/home-remedies-for-burns

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store