MAKAN NASI PUTIH BISA BIKIN GEMUK. INI FAKTANYA!

11

Saat ini, banyak orang berlomba-lomba untuk menjaga bentuk tubuh ideal agar penampilan tetap terjaga. Banyak pula yang berusaha diet demi kesehatan, karena berbagai riset membuktikan bahwa lemak berkaitan erat dengan munculnya bebagai macam penyakit tidak menular.

Salah satu metode diet yang terkenal adalah diet tanpa karbo, atau tidak boleh mengonsumsi sumber karbohidrat sama sekali. Nasi putih biasanya menjadi salah satu makanan yang dilarang saat Anda sedang melakukan diet ini. Terlebih karena nasi putih merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia. Larangan ini begitu terkenal hingga banyak orang yang menganggap nasi merupakan penyebab seseorang menjadi gemuk. Namun, benarkah demikian?

Nasi terdiri dari karbohidrat, dengan sedikit protein dan hampir tidak mengandung lemak. Itulah sebabnya nasi putih disebut sebagai sumber utama karbohidrat. Secangkir nasi putih terdapat berbagai nutrisi yang besar manfaatnya bagi tubuh. Dalam satu cangkir nasi (beras yang telah dimasak) atau sebanyak 158 gram, rata-rata mengandung:

Nutrisi Unit Jumlah Nutrisi
Air Gram 108,14
Energi (kalori) kkal 205
Protein Gram 4,25
Total lipid (lemak) Gram 0,44
Karbohidrat Gram 44,51
Serat Gram 0,6
Gula Gram 0,08
Mineral Mg 162,67
Vitamin Mg 2,911

Jadi apakah benar nasi dapat membuat seseorang menjadi gemuk?

Makan nasi putih tidak secara otomatis menyebabkan kenaikan berat badan atau kegemukan. Pada umumnya nasi putih sama dengan sumber karbohidrat lainnya, seperti roti, mie, atau pasta. Sumber karbohidrat ini penting dan dibutuhkan oleh tubuh untuk pembakaran energy. Kegemukkan akan terjadi bila jumlah kalori yang dikonsumsi atau jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak seimbang dengan jumlah kalori atau energi yang dibakar.

Apakah nasi mengandung banyak gula?

Nasi terutama terdiri dari karbohidrat. Jenis karbohidrat pada nasi terutama dalam bentuk pati yang terdiri dari glukosa yang dikenal sebagai amilosa dan amilopektin. Amilose memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga gula darah pun meningkat secara perlahan. Nasi putih yang lebih tinggi kadar amilosenya, tidak akan lengket setelah dimasak. Sebaliknya, nasi putih dengan kadar amilose yang rendah dan amilopektin yang tinggi membuatnya lengket setelah dimasak. Nasi jenis ini lebih mudah dicerna, tetapi akan membuat gula darah cepat meningkat, khususnya pada penderita diabetes.

Nasi putih memang mengandung indeks glukosa yang tinggi dan mudah dicerna dengan cepat. Jika dikonsumsi dalam porsi atau jumlah yang berlebihan tentunya akan meningkatkan kadar gula dalam darah. Jika anda sedang diet, sebaiknya batasi jumlah kalori yang anda konsumsi per hari dan lakukan aktivitas fisik dengan olahraga yang teratur. (PP/STE)

Referensi:

  1. Healthy Eating. 2018. Does Rice Make You Fat?
  2. Medical News Today. 2017. Rice 101: Nutrition Facts and Health.