Makan Tinggi Protein Bisa Bikin Gemuk Enggak Ya???

239

Makanan tinggi protein biasanya dihubungkan dengan kekuatan dan pembentukan otot. Akan tetapi, ada sebuah anggapan salah yang membuat banyak orang mengira bahwa dengan mengkonsumsi protein secara berlebihan, maka otot tubuhnya pun akan menjadi lebih besar.

Faktanya tidaklah demikian. Diperlukan diet sehat dan seimbang dengan jumlah kalori yang sesuai serta olahraga yang tepat untuk membentuk dan menguatkan otot-otot tubuh manusia.

Seperti halnya karbohidrat, semua kelebihan protein juga akan diubah menjadi lemak di dalam tubuh.

Manfaat Protein di Dalam Tubuh Manusia

Protein merupakan zat yang sangat penting bagi tubuh, tidak hanya bagi otot. Protein merupakan bagian penting dari hampir sebagian besar struktur tubuh seperti kulit, otot, dan tulang. Kapan pun tubuh bertumbuh, memperbaiki diri, atau mengganti jaringannya; protein selalu dibutuhkan.

Tidak hanya diperlukan untuk membentuk rambut, kulit, kuku, tulang, jaringan ikat, dan jaringan penghubung; protein juga diperlukan dalam pembuatan lebih dari 2.000 jenis enzim di dalam tubuh dan berperan penting dalam proses pembekuan darah serta menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh.

Kebutuhan Protein Harian

Kebutuhan protein harian dapat berbeda-beda tergantung pada usia dan aktivitas fisik. Kebutuhan protein harian yang dianjurkan bagi pria dan wanita dewasa adalah 0.8 gram per kg berat badan setiap harinya. Bagi bayi dan anak-anak, kebutuhan protein biasanya lebih tinggi.

Makanan Sumber Protein

Sebagian besar orang mencukupi kebutuhan proteinnya melalui makanan yang dikonsumsinya setiap hari. Akan tetapi, seberapa baik pertumbuhan seorang anak dan seberapa baik keadaan kesehatan orang dewasa sangat bergantung pada kualitas protein yang dikonsumsinya.

Protein lengkap atau protein berkualitas tinggi mengandung semua jenis asam amino esensial yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Beberapa makanan sumber protein lengkap adalah telur, susu, daging, ikan, dan daging unggas.

Protein tidak lengkap biasanya tidak mengandung 1 atau lebih asam amino esensial. Beberapa makanan yang mengandung protein tidak lengkap adalah protein nabati seperti kacang-kacangan, sayuran, dan gandum. Akan tetapi, mengkonsumsi berbagai jenis protein nabati juga dapat membantu mencukupi kebutuhan asam amino esensial.

Terlalu Banyak Makan Protein, Apa yang Terjadi?

Saat Anda mengkonsumsi terlalu banyak protein dalam menu makanan Anda, hal ini justru dapat berdampak buruk pada kesehatan dan performa Anda. Hal ini dikarenakan makanan tinggi protein akan membuat ginjal Anda harus bekerja ekstra keras. Selain itu, pembatasan konsumsi karbohidrat yang biasanya dilakukan bersamaan diet tinggi protein juga dapat menyebabkan terjadinya kekurangan nutrisi dan serat.

Sementara itu, berbagai jenis makanan yang mengandung banyak protein biasanya juga mengandung banyak lemak, yang dapat meningkatkan resiko terjadinya gangguan jantung dan beberapa jenis kanker. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengkombinasikan konsumsi protein hewani dengan protein nabati untuk mencukupi kebutuhan protein harian Anda sambil tetap menjaga kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan.

 

Sumber: sfgate