MAKANAN PEDAS TIDAK MENYEBABKAN KANKER USUS!

3

Berita baik untuk Anda pecinta makanan pedas. Peneliti menemukan bahwa bahan aktif yang ditemukan dalam cabai, yaitu capsaicin dapat mengurangi risiko kanker kolorektal atau kanker usus.Capsaicinoids yang termasuk salah satu senyawa yang terkandung dalam capsaicin adalah komponen kimia yang menciptakan rasa pedas, juga terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan! Apa saja manfaat itu? Mari simak artikel berikut!

Sifat Anti Kanker Pada Capsaicin

Dalam beberapa dekade terakhir, kemampuan antikanker dari capsaicin telah banyak diteliti untuk berbagai jenis kanker. Secara singkatnya, cara dari sifat antikanker capsaicin adalah dengan mematikan sel, mencegah pertumbuhan sel baru, dan penghambatan penyebaran sel jahat. Selain itu, capsaicin secara sinergis membantu agen pencegahan kanker lainnya, sehingga bisa dicampurkan dalam obat antikanker.

Studilain di American Institute for Cancer Research menemukan bahwa sekitar 80% sel kanker prostat pada tikus dapat dibunuh oleh capsaicin. Bahkan, tumor menyusut menjadi sekitar seperlima dibandikan dengan ukuran tumor yang tidak diobati.

Perihal Anda memiliki riwayat kanker dalam keluarga atau sedang berjuang melawan penyakit ini, faktor gaya hidup, termasuk pola makan dapat membuat perbedaan besar dalam membantu melawan kanker. Sejumlah rempah-rempah tradisional diketahui mengandung senyawa dengan sifat antikanker, yaitu kunyit (Curcuma amada), lada hitam (Piper nigrum), kapulaga (Amomum aromaticum), kayu manis (Cinnamomum zeylanicum), cengkeh (Syzygium aromaticum), bawang putih (Allium sativum), bawang putih (Allium sativum), jahe (Zingiber) officinale), cumin (Cuminum cyminum), kunyit (Crocus sativus), ketumbar (Coriandrum sativum), dill (Anethum graveolens), kemangi (Ocimum basilicum), jintan (Carum carvi).

Konsumsi Pedas, Hidup Lebih Lama

Sebuah penelitian di China membandingkan orang yang makan makanan pedas kurang dari sekali seminggudengan orang yang mengonsumsi makanan pedas hampir setiap hari. Penelitian ini menemukan fakta bahwa orang yang mengkonsumsi makanan pedas setiap hari memiliki risiko kematian 14% lebih rendah.

Makanan pedas dapat meningkatkan libido Anda.

Beberapa orang mungkin bertanya-tanya seberapa efektif afrodisiak (obat peningkat libido) alami sebenarnya; sebuah penelitian yang ditemukan di Food Research International menemukan bahwa kombinasi ginseng dan kunyit keduanya meningkatkan aktivitas seksual. Namun, tidak diketahui berapa dosis yang paling efektif dan bagaimana cara yang tepat untuk mengkonsumsinya. Bagaimanapun itu, bahan alami adalah pilihan yang jauh lebih baik daripada penguat libido buatan farmasi yang sudah pasti memiliki efek samping yang merugikan!

Makanan pedas dapat membantu menurunkan berat badan

Jika Anda mencari cara untuk meningkatkan rasa kenyang dalam makanan walaupun hanya makan sedikit, maka cabai bisa membantu Anda. Capsaicin telah terbukti mampu membantu tubuh Anda membakar lebih banyak kalori. Peneliti mengatakan bahwa metabolisme dapat ditingkatkan menjadi 5% dan pembakaran lemak dapat meningkat sebesar 16%, yang juga dapat membantu melawan penurunan metabolisme yang biasa terjadi ketika seseorang mencoba menurunkan berat badan.

Peneliti lain mengatakan bahwacabai dapat membantu melawan obesitas dengan caramengurangi asupan kalori, mengurangi jaringan lemak tubuh, menurunkan kadar lemak darah, serta memerangi penumpukan lemak dengan memicu perubahan protein bermanfaat dalam tubuh. Ini semua terjadi karena proses termogenik yang mengubah metabolisme Anda menjadi mode pembakaranlemak.(TYA)

DAFTAR PUSTAKA

  1. Chen, Y. H., Zou, X. N., Zheng, T. Z., Zhou, Q., Qiu, H., Chen, Y. L., … Zhao, P. (2017). High Spicy Food Intake and Risk of Cancer: A Meta-analysis of Case-control Studies. Chinese medical journal130(18), 2241–2250. doi:10.4103/0366-6999.213968
  2. Zheng, J., Zhou, Y., Li, Y., Xu, D. P., Li, S., & Li, H. B. (2016). Spices for Prevention and Treatment of Cancers. Nutrients8(8), 495. doi:10.3390/nu8080495