Makanan Yang Tepat Untuk Ibu Menyusui

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

193

Sebagian besar ibu kurang memperhatikan asupan nutrisi selama menyusui. Padahal masa menyusui memerlukan gizi lebih banyak untuk mencukupi kebutuhan ibu sekaligus si kecil. Selepas masa kehamilan, ibu terkadang melupakan kondisi kesehatannya. Terkadang mereka menganggap masa berat selama kehamilan telah terlewatkan. Kehadiran si kecil juga menyita banyak perhatian sehingga ibu lengah memperhatikan kondisi kesehatan tubuhnya sendiri. Padahal selama menyusui kebutuhan zat gizi, misalnya protein, vitamin, mineral dan air justru lebih tinggi dibandingkan selama kehamilan. Keberhasilan menyusui sangat dipengaruhi pola makan yang baik selama kehamilan dan menyusui. Asupan nutrisi yang cukup mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Untuk mendapatkan ASI yang berkualitas dan banyak tentu asupan gizi harus cukup.

Menu ibu menyusui harus menggunakan pola menu seimbang agar semua kebutuhan gizi terpenuhi. Variasikan menu hidangan menggunakan bahan yang beragam agar tidak monoton dan terhindari dari kekurangan zat gizi tertentu. Ada kalanya nafsu makan justru berkurang pada masa menyusui. Kondisi ini bisa disiasati dengan makan sedikit demi sedikit namun sering serta membuat hidangan yang menarik agar nafsu makan meningkat.

Bahan makanan yang dikonsumsi juga harus dipilih dari bahan yang dapat melancarkan proses produksi ASI. Tidak hanya vitamin, kebutuhan mineral misalnya fosfor, kalsium dan magnesium ikut meningkat. Kekurangan kalsium bisa menyebabkan osteoporosis. Sumber kalsium antara lain ikan teri, susu, telur, keju, ikan tuna, dan sarden. Ibu menyusui juga disarankan sering berjemur di bawah sinar matahari pagi agar proses pembentukan vitamin D meningkat dan membantu penyerapan kalsium. Tidak ketinggalan, kebutuhan air juga harus dicukupi karena 87,5% komposisi ASI adalah air. Kebutuhan air adalah sekitar 2,5-3 liter air/hari.

Gaya hidup sehat, olahraga cukup, tidak merokok, dan tidak minum kopi sangat dianjurkan selama menyusui. Kafein di dalam kopi dapat merangsang proses produksi air seni sehingga sering buang air. Padahal pada masa menyusui seorang ibu memerlukan cairan lebih banyak.

Makanan yang dianjurkan selama masa menyusui antara lain:

  1. Sumber zat tenaga (beras, kentang, bihun, mie, roti, makaroni, krakers, dan lain-lain)
  2. Sumber zat pembangun (ayam, ikan, daging, telur, hati, keju, susu, kacang-kacangan, tahu, tempe)
  3. Sumber zat pengatur (sayur-sayuran yang berwarna hijau dan buah-buahan yang segar).

Menjaga asupan gizi selama menyusui bukan hanya tentang kesehatan si ibu, tetapi juga memastikan si kecil mendapatkan ASI yang berkualitas dalam jumlah yang cukup demi pertumbuhan dan perkembangannya. (EDA)

Sumber :

  1. Radharisnawati NK, Kundre R, Pondang L. Hubungan Pemenuhan Kebuthan Gizi Ibu dengan Kelancaran Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Menyusui di Puskesmas Bahu Kota Manado. E-journal Keperawatan (e-Kp) Volume 5 nomor 1. 2017
  2. Simanjuntak DH, Sudaryati E. Gizi Pada Ibu Hamil dan Menyusui. Universitas Sumatera Utara.
  3. Makanan Sehat Ibu Menyusui. Kementrian Kesehatan RI. 2011

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store