Manfaat Pijat Untuk Si Buah Dada

87

Buah dada atau payudara adalah salah satu mahkota terpenting untuk kaum hawa. Bukan hanya sekedar estetika tubuh semata namun payudara adalah aset atau investasi untuk tiap wanita karena  merupakan sumber ASI (Air Susu Ibu) untuk anaknya kelak. Wanita punya banyak cara dalam memelihara kecantikan dan kesehatan payudaranya salah satu diantaranya yang bayak dilakukan yaitu dengan olahraga melakukan gerakan-gerakan tertentu yang berfokus pada dada. Selain olahraga, ada cara lain yang wanita lakukan untuk memelihara payudara yaitu dengan cara dipijat. Memijat atau massage memiliki manfaat untuk payudara sebagai berikut:

  • Melancarkan aliran kelenjar getah bening

Menurut pengobatan alternatif pijat payudara meningkatkan sirkulasi dan aliran darah tubuh. Dalam pengobatan barat, pijat payudara diakui sebagai membantu untuk mendorong aliran limfatik dan drainage. Pijat payudara secara khusus menargetkan aliran sirkulasi melalui sistem limfatik atau biasa dikenal dengan kelenjar getah bening, jaringan besar pembuluh yang mengalir melalui tubuh dan memurnikan darah. Sistem limfatik bertanggung jawab untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, membersihkan tubuh dari racun dan limbah yang menumpuk. Ketika racun dan limbah menumpuk pada system limfatik, aliran bisa menjadi lamban atau bahkan tersendat. Payudara adalah lokasi yang signifikan untuk sistem limfatik, khususnya untuk wanita, maka melalui pijatan payudara, kita dapat menstimulasi drainage dan berfungsinya kelenjar getah bening. Pembengkakan payudara, khususnya, berhubungan dengan kelenjar getah bening yang lamban serta penumpukan cairan dan dapat dikurangi melalui pemijatan. Di Indonesia sendiri ada gerakan bernama SADARI yaitu Periksa Payudara Sendiri, untuk medeteksi secara dini bila terjadi kelainan pada payudara Anda

  • Mencegah mastitis dan melancarkan ASI

Untuk wanita menyusui atau hamil memijat payudara dapat mencegah terjadinya penyumbatan saluran ASI atu mastitis. Hal ini sangat membantu untuk mencegah dan mengurangi rasa nyeri pada payudara atau mastitis dan membuat ASI keluar lebih lancar. Gerakan memijat untuk memperlancar ASI dapat Anda lakukan sendiri di tempat Anda. Gerakan pijat untuk memperlancar ASI dikenal juga dengan pijatan oksitosin.

  • Mengurangi depresi

Depresi ringan dan stres terkait dengan kadar hormone oksitosin yang rendah. Hormon oksitosin dilepaskan selama menyusui, persalinan, dan aktivitas seks. Hormon ini berkontribusi terhadap perasaan bahagia. Pijatan dan stimulasi payudara dapat meningkatkan sekresi oksitosin dan dapat berdampak positif baik pada kesehatan mental.

Penjelasan diatas adalah hanya beberapa manfaat dari pijatan untuk payudara. Bagi Anda yang ingin memijat payudara Anda baiknya kekuatan pemijatan disesuaikan dengan ketegangan payudara Anda. Selain itu, bila Anda ingin memijat payudara Anda tidak disarankan ketika masa haid berlangsung, karena akan menimbulkan rasa nyeri. (LAM)

Referensi

Chesser, Amy & Hart, Traci & Wetta-Hall, Ruth & S, Sturgeon & M, Good. (2009). Breast Cancer Survivors Messages about the Use of Massage Therapy.. Kansas Journal of Medicine. 3. 2-12.

Alves, M., de Agrela Gonçalves Jardim, M.H. and Gomes, B.P. (2017) Effect of Massage Therapy in Cancer Patients. International Journal of Clinical Medicine, 8, 111-121. https://doi.org/10.4236/ijcm.2017.82010

(2014). Massage therapy research review. Complementary therapies in clinical practice20(4), 224-9.

Hernandez-Reif, M., Ironson, G., Field, T., Hurley, J., Katz, G., Diego, M., . . . Burman, I. (2004, July). Breast cancer patients have improved immune and neuroendocrine functions following massage therapy. Retrieved from https://ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15256294

Anderson L, Kynoch K, Kildea S. Effectiveness of breast massage in the treatment of women with breastfeeding problems: a systematic review protocol. JBI Database System Rev Implement Rep. 2016 Aug;14(8) 19-25. doi:10.11124/jbisrir-2016-003058. PMID: 27635741.

David B. Thomas, Dao Li Gao, Roberta M. Ray, Wen Wan Wang, Charlene J. Allison, Fan Liang Chen, Peggy Porter, Yong Wei Hu, Guan Lin Zhao, Lei Da Pan, Wenjin Li, Chunyuan Wu, Zakia Coriaty, Ilonka Evans, Ming Gang Lin, Helge Stalsberg, Steven G. Self; Randomized Trial of Breast Self-Examination in Shanghai: Final Results, JNCI: Journal of the National Cancer Institute, Volume 94, Issue 19, 2 October 2002, Pages 1445–1457, https://doi.org/10.1093/jnci/94.19.1445

Sari et al. (2017). Optimizing the Combination of Oxytocin Massage and Hypnobreastfeeding.Journal of Maternal and Child Health 1(1): 20-29 https://doi.org/10.26911/thejmch.2017.02.01.03

Eka Nugraheni, Diah & Heryati, Kosma. (2017). Metode Speos (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin dan Sugestif) Dapat Meningkatkan Produksi ASI dan Peningkatan Berat Badan Bayi. Jurnal Kesehatan. 8. 1. 10.26630/jk.v8i1.384.

Putri, N. and Sumiyati (2018). Mengatasi masalah pengeluaran ASI ibu post partum dengan pemijatan oksitosin. [online] Jurnal Keperawatan Sudirman. Available at: https://jks.fikes.unsoed.ac.id/index.php/jks/article/view/623 [Accessed 18 Nov. 2018].

 https://kanker.kemkes.go.id/guidelines/BrosurDeteksiDini.pdf


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store