Manfaat Puasa Bagi Tubuh

158

Sobat sehat pasti tidak asing dengan aktor super hero seperti Chris Hemsworth dan Hugh Jackman, bukan? Keduanya berperan sebagai Thor dan Wolverine yang sering kali memperlihatkan kekekaran tubuh mereka dalam aksinya. Nah, sobat sehat ternyata salah satu hal yang mereka lakukan untuk membentuk tubuh adalah dengan puasa berselang yang bahasa kerennya adalah intermittent fasting.

Intermettent fasting ini adalah puasa yang dilakukan sekitar 16 jam sepanjang hari. Banyak yang mengatakan bahwa puasa jenis ini bisa menurunkan berat badan. Namun ternyata sebagian orang lagi mengatakan bahwa puasa ini memiliki keuntungan lainnya seperti meningkatkan daya tahan tubuh dan bahkan para peneliti mulai meneliti apakah puasa ini bisa meningkatkan kesehatan jantung serta menurunkan resiko terkena kanker.

Liz Weinandy, M.P.H., R.D., seorang ahli diet di the Ohio State University Wexner Medical Center menyatakan bahwa belum cukup ada riset yang menyatakan dengan pasti apakah berpuasa memiliki manfaat kesehatan. Namun, pada tahun 2014 seorang ahli biokimia yang bernama Valter Longo, yang juga kepala departemen anti penuaan di USC, mengadakan percobaan puasa selama empat hari terhadap tikus dan manusia yang menderita kanker. Selama melakukan puasa, baik tikus dan pasien kanker mengeluarkan sel darah lama. Setelah berhenti berpuasa, sel yang baru menggantikan sel lama yang terbuang sehingga secara efektif meregenerasi sistem kekebalan tubuh mereka yang ditandai dengan kulit mereka yang cerah. Karena itu, Longo berkesimpulan bahwa periode puasa yang berkepanjangan dapat  mengurangi efek samping yang keras dari kemoterapi bagi penderita kanker dan bahkan meningkatkan kekekebalan tubuh bagi orang yang sehat.

Lebih maju lagi pada tahun 2015, Yale Medical School dalam studinya menemukan bahwa diet dan puasa menghasilkan suatu senyawa yang mencegah munculnya penyakit seperti diabetes dan atherosclerosis (penyakit di mana plak terbentuk di dinding arteri. Akibatnya, arteri menjadi lebih tebal. Arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung).

Namun Weinandy menandaskan bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan dengan sample yang lebih luas dibandingkan dengan penelitian Longo, misalkan saja untuk orang tua atau penderita diabetes. Selain itu ada beberapa pengecualian yaitu bagi mereka yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh serta gangguan fungsi hati atau ginjal. Jadi secara umum, puasa relative aman bagi orang sehat dan seefektif diet renda karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Untuk lebih jelas dan terperincinya sobat sehat bisa konsultasi dengan dokter kami. Salam sehat dan tetap semangat menjalani puasa.

 

Sumber: Menshealth dan Detikhealth