Mastitis

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

189

Pernahkah Anda mendengar kata mastitis? Terutama bila Anda adalah seorang perempuan yang sedang memberikan ASI pada bayi Anda, pernahkah Anda mendengar? Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang bisa diakibatkan karena infeksi. Mastitis paling sering mempengaruhi wanita yang menyusui (mastitis laktasi) karena saluran ASI yang berada pada payudara tersumbat oleh ASI yang tidak dapat dikeluarkan. Sumbatan ASI merupakan tempat yang baik untuk kuman berkembang biak, sehingga terjadi peradangan pada payudara. Mastitis juga bisa terjadi jika ibu tidak memberi ASI secara teratur atau lebih sering menggunakan satu payudara untuk menyusui.

Gejala

Tanda dan gejala mastitis bisa muncul tiba-tiba, seperti:

  1. Terasa hangat payudara saat disentuh
  2. Pembengkakan payudara
  3. Penebalan jaringan payudara, atau benjolan payudara
  4. Nyeri atau sensasi terbakar terus menerus atau saat menyusui
  5. Kulit kemerahan
  6. Demam

Faktor risiko

Faktor risiko mastitis yaitu:

  1. Puting luka atau pecah-pecah
  2. Memakai bra yang ketat atau memberi tekanan pada payudara Anda saat menggunakan sabuk pengaman atau membawa tas yang berat, yang dapat membatasi aliran ASI
  3. Teknik keperawatan yang tidak benar
  4. Terlalu lelah atau stres
  5. Nutrisi buruk
  6. Merokok

Pengobatan

Jika Anda tidak menyusui, pemberian antibiotik dapat diberikan oleh dokter sesuai penyebab infeksi dan bisa membuat Anda merasa lebih baik dalam satu atau dua hari. Jika Anda menyusui. Minum banyak air, kenakan bra longgar, dan istirahat sebanyak mungkin. Dokter Anda mungkin akan memberikan obat sesuai gejala seperti mengatasi demam dan rasa sakit. Sangat penting untuk tetap menyusui. Meskipun itu mungkin menyakitkan, itu tidak akan membahayakan bayi yang menyusui.

Komplikasi

Mastitis yang tidak ditangani secara adekuat dapat menyebabkan terjadinya kumpulan nanah  berkembang di payudara (Abses mamae). Jika hal tersebut terjadi maka perlu membutuhkan drainase bedah untuk mengeluarkan nanah yang terkumpul. Penting untuk bicarakan dengan dokter Anda segera setelah Anda mengalami tanda atau gejala mastitis.

Pencegahan

Pencegahan mastitis yang dapat dilakukan yaitu:

  1. Pastikan bayi Anda menyusui dengan baik ke payudara Anda.
  2. Menyusui bayi Anda sesering bayi mungkin
  3. Hindari memberi tekanan pada payudara Anda misalnya dengan pakaian atau dengan jari Anda saat menyusui
  4. Istirahatlah dengan cukup
  5. Jika Anda merokok, sebaiknya memulai langkah untuk mulai berhenti merokok
  6. Konsultasilah dengan dokter Anda untuk cara menyusui yang lebih baik. (LM/STE/CM)

Referensi

Cold, F., Health, E., Disease, H., Disease, L., Management, P., & Conditions, S. et al. (2018). What Is Mastitis? What Causes It?. Retrieved from https://webmd.com/parenting/baby/what-is-mastitis#1

Mastitis. (2018). Retrieved from https://breastfeeding.asn.au/bf-info/common-concerns%E2% 80%93mum/mastitis

Mastitis – Symptoms and causes. (2018). Retrieved from https://mayoclinic.org/diseases-con ditions/mastitis/symptoms-causes/syc-20374829


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store