Mau Lebih Subur ? Makang Kacang Saja

141

Jika kita ingin memiliki keturunan tentu hal yang penting adalah kesehatan sperma. Wah, mengapa kesehatan sperma bukankan masalah kehamilian melibatkan kedua belah pihak? Memang benar demikian, namun menurut Cleaveland Clinic ternyata faktor si pria yang menjadi penyebab utama atau setidaknya berkontribusi setengahnya dari lima juta pasangan di Amerika yang menghadapi masalah kesuburan ketika mencoba untuk hamil.

Nah guys, tentu kita tidak asing dengan kacang. Makanan yang menjadi camilan atau kudapan ketika sedang bekerja atau lagi nonton bukan. Baru-baru ini sebuah penelitian yang berjudul “Pengaruh konsumsi kacang pada kualitas dan fungsionalitas air mani pada pria sehat” dipresentasikan pada pertemuan ESHRE 2018, yaitu European Society of Human Reproduction and Embryology yang diselenggarakan di Barcelona.

Penelitian baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Spanyol ini ternyata menemukan bahwa dengan mengkonsumsi 60 gram berbagai kacang setiap hari selama 14 minggu dapat meningkatkan kualitas sperma pria secara signifikan.

Penelitian ini dilakukan terhadap 119 pria dengan rentang usia 18 hingga 35 tahun dan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menambahkan 60 gram kacang-kacangan ke dalam makanan mereka seperti almond, hazelnut, dan walnut sedangkan kelompok kedua tidak makan kacang apa pun. Setelah penelitian selama hampir 14 minggu ditemukan bahwa mereka yang makan kacang jumlah spermanya meningkat 16 persen lebih banyak daripada yang tidak makan. Selain itu, vitalitas, gerakan dan bentuk sperma juga mengalami peningkatan.

Berbagai macam kacang memiliki kandungan seperti protein, kalsium, antioksidan semacam vitamin C dan E, omega 3, folat, dll. Mereka juga dianggap sebagai sumber serat dan lemak sehat yang baik (baik tak jenuh tunggal maupun tak jenuh ganda).

Sebagimana penelitian ini dilakukan terhadap pria sehat, maka kalau sobat sehat ingin memiliki keturunan harus juga memiliki kehidupan sehat. Karena selain makanan, faktor lain juga bisa mempengaruhi infertilitas atau ketidak suburan seseorang seperti merokok, paparan radiasi, stres, berat badan dan banyak lagi.

Hasil penelitian ini tentu masih diperlukan penelitian lanjutan. Sebab itu sobat sehat jika masih susah memiliki keturunan ada baiknya bisa datang ke dokter yang bersangkutan supaya bisa mendapatkan penjelasan yang lebih lengkap. Salam sehat..

Sumber : www.medicaldaily.com