Medical Check Up; Wajib Hukumya Meski Anda Tidak Merasa Sakit

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

258

Medical check-up atau pemeriksaan kesehatan rutin masih belum menjadi prioritas bagi banyak orang, padahal kesehatan merupakan harta yang tak ternilai harganya. Ketika jatuh sakit, baru kemudian kita menyesal karena harus kehilangan banyak hal yang berharga. Ada banyak alasan klasik yang dikemukakan saat menghindari medical check up, misalnya tidak merasa sakit, masih berusia muda, tidak ada waktu dan biaya, hingga takut mengetahui jika dirinya mengalami penyakit berbahaya.

Tidak merasa sakit belum tentu berarti tubuh kita sehat. Medical check up justru membantu mendeteksi gangguan kesehatan sedini mungkin dan memberikan informasi yang dibutuhkan untuk pengobatan selanjutnya. Berikut ini hal-hal yang diperiksa melalui medical check up.

  • Berat badan

Dinilai melalui Indeks Masa Tubuh (IMT). IMT yang tidak normal dapat memicu berbagai penyakit. Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoarthritis, hipertensi dan kanker. Sedangkan kondisi fisik yang terlalu kurus berisiko melemahkan system kekebalan tubuh, mengakibatkan osteoporosis dan anemia.

  • Gula darah

Tes ini dilakukan bagi orang 45 tahun ke atas, setidaknya tiap tiga tahun sekali. Apabila Anda memiliki risiko diabetes, konsultasikan pada dokter untuk segera menjalani tes, dan lebih sering misalnya setiap 3 bulan.

Tes gula darah puasa akan menunjukkan salah satu hasil berikut :

  • Normal : 70 – 100 mg/dl
  • Pra diabetes : 100 – 125 mg/dl
  • Diabetes : ≥ 126 mg/dl
  • Tekanan darah

Tekanan darah normal adalah bilangan atas (sistolik) kurang dari 140 mmHg dan bilangan bawah (diastolik) kurang dari 90, atau dibaca 140/90.

Untuk orang normal, tes dapat dilakukan satu kali setiap tahun. Sedangkan orang yang mengidap hipertensi atau hipotensi perlu melakukan tes tiap bulan.

  • Kolesterol

Kolesterol normalnya adalah sebagai berikut :

  • Kolesterol baik (HDL) sebaiknya di atas 60 mg/dL
  • Kolesterol jahat (LDL) sebaiknya di bawah 100 mg/dL
  • Trigliserida sebaiknya kurang dari 150 mg/dL
  • Total kolesterol sebaiknya di bawah 200 mg/dL

Bagi orang dengan kondisi kesehatan normal tes dapat dilakukan tiap 5 tahun, dimulai usia 35 tahun, namun jika Anda gemuk, mengidap diabetes atau hipertensi, memiliki riwayat penyakit jantung atau stroke dalam keluarga, merokok, tes ini bisa dimulai usia 20 tahun dan perlu lebih sering.

  • Kesehatan jantung

Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivtas listrik jantung. Dengan tes ini dapat dideteksi adanya detak jantung tidak normal atau gangguan lain seperti pembuluh darah yang tersumbat.

Ayo, jangan menunda untuk memeriksakan kesehatanmu secara rutin. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati, bukan? Anda dapat mengkonsultasikan hasil Anda dengan berkonsultasi dengan dokter Pakdok. Kami selalu siap melayani Anda dan memberikan rekomendasi yang terbaik bagi kesehatan Anda. Salam sehat Pakdok! (EDA/CM)

Sumber :

  1. Trihandini I. 2007. Peran Medical Check Up Terhadap Aktifitas Fisik Dasar Lansia: Studi Panel Kelompok Lanjut Usia 1993-2000. Makara Kesehatan.
  2. Nurhayati S, Chayati WH. 2016. Hubungan Antara Status Medical Check Up Terhadap Kejadian Disabilitas Fisik Pada Lansia di Kecamatan Punung Kabupaten Pacitan. Unnes Journal of Public Health. Semarang.
  3. Untuk Apa Melakukan Medical Check Up? https://www.alodokter.com/untuk-apa-melakukan-medical-check-up
  4. Pentingnya Medical Chack Up (MCU). https://www.kompasiana.com/pakpahan_daniel26/pentingnya-medical-check-up-mcu_55768002a623bd5f0399fd0b
  5. Pentingnya Medical Check Up Sejak Dini. https://health.detik.com/advertorial-news-block/3334913/pentingnya-medical-check-up-sejak-dini

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store