Menanamkan Kebiasaan Hidup Bersih Dan Sehat Pada Masyarakat

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

273

Tahukah Anda bahwa penyakit yang Anda alami mungkin saja berkaitan dengan kebiasaan hidup bersih dan sehat Anda? Bahkan jika Anda telah menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat pada diri Anda sendiri, bisa saja Anda tetap terserang penyakit akibat kebiasaan hidup bersih dan sehat pada masyarakat di sekitar Anda masih kurang. Simak artikel berikut, untuk pembahasan lebih lanjut!

Perilaku hidup bersih dan sehat merupakan suatu upaya dalam menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok, dan masyarakat dalam sikap dan perilaku agar dapat menerapkan hidup sehat dalam rangka menjaga, memelihara, dan meningkatkan derajat kesehatan.  Menurut H.L Bloom mengatakan bahwa ada 4 faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan yaitu genetik atau keturunan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan lingkungan. Dari keempat faktor tersebut, yang menjadi indikator utama perilaku hidup bersih dan sehat adalah perilaku dan lingkungan. Pasalnya jika perilaku hidup bersih dan sehat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan didukung dengan kondisi lingkungan yang bersih, maka otomatis hal tersebut dapat mencegah penyakit datang menyerang.

Perilaku hidup bersih dan sehat memiliki banyak manfaat bagi semua golongan, baik bagi rumah tangga maupun bagi masyarakat. Berbagai manfaat PHBS diantaranya adalah terhindar dari berbagai macam penyakit, anak dapat tumbuh dengan sehat dan cerdas, produktivitas kerja anggota keluarga meningkat dan lain sebagainya.

Rumah tangga dikatakan berperilaku hidup bersih dan sehat adalah rumah tangga yang memenuhi 10 indikator. 10 indikatornya sebagai berikut

  1. Persalinan di tolong oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi yaitu dokter kandungan, dokter umum dan bidan.
  2. Memberikan bayi ASI eksklusif, pemberian ASI eksklusif pada bayi yaitu pada usia 0-6 bulan.
  3. Menimbang berat balita pada setiap bulannya, Yaitu dengan cara rutin membawa balita keposyandu pada setiap bulannya.
  4. Menggunakan air bersih yang berasal dari air kemasan, air ledeng, air pompa, sumur yang terlindung dan sumber air lainnya yang memebuhi syarat yaitu tidak berasa, tidak berbau dan tidak berwarna.
  5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, biasakan mencuci tangan sebelum makan, setelah buang air, sebelum memegang bayi. Dan mencucinya harus dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun.
  6. Menggunakan jamban yang sehat.
  7. Memberantas jentik dirumah seminggu sekali dengan melakukan 3 M Plus.
  8. Makan sayur dan buah setiap hari.
  9. Melakukan aktifitas fisik setiap hari. Anda dapat melakukan olahraga pada pagi hari sebelum melakukan aktifitas kerja, minimal 30 menit.
  10. Tidak merokok didalam rumah atau sebaiknya tidak merokok dimanapun.

Apabila dalam rumah tangga tidak memiliki ibu yang melahirkan, tidak ada bayi dan balita, maka rumah tangga cukup memenuhi 7 indikator saja yaitu pada poin 4 sampai dengan 10.

Bagaimana? Bukankah indikator di atas termasuk mudah untuk dipenuhi? Mari berbagi pada sesama agar pola hidup bersih dan sehat dapat diterapkan oleh bersama; Anda dan masyarakat Anda. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE)

Daftar Pustaka

https://kompasiana.com/ahmadyudi/5a8b8731cf01b41c8e76bc82/phbs-diabaikan-penyakit-berdatangan

https://promkes.kemkes.go.id/?p=1648


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store