Mengapa Otot Terasa Nyeri Setelah Olahraga?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

259

Nyeri otot merupakan suatu hal tidak menyenangkan yang pasti pernah dialami oleh setiap orang.

Nyeri otot onset lambat atau delayed onset muscle soreness (DOMS) merupakan nyeri otot yang terjadi setelah seseorang melakukan suatu aktivitias fisik yang memaksa otot untuk berkontraksi eksentrik, yang menyebabkan terjadinya robekan mikro pada otot, yang kemudian harus kembali dibentuk dan diperbaiki oleh tubuh.

Perlu diketahui bahwa nyeri otot yang Anda rasakan bukan disebabkan oleh robekan pada otot, tetapi dari reaksi inflamasi (reaksi radang) yang terjadi akibat robeknya otot dan proses penyembuhan yang akan berlangsung.

Kontraksi eksentrik terjadi saat otot memanjang dan berkontraksi pada saat yang bersamaan. Kontraksi eksentrik ini terjadi saat Anda “kembali ke posisi semula” saat berolahraga, misalnya saat melakukan olahraga angkat beban, Anda kembali menurunkan beban dari bahu atau saat melakukan squat jump, Anda kembali berdiri.

Akan tetapi, bukan hanya olahraga angkat beban yang menyebabkan terjadinya robekan mikro pada otot dan DOMS. Berbagai jenis olahraga lain yang biasanya tidak pernah atau jarang Anda lakukan juga dapat menyebabkan terjadinya robekan otot dan DOMS. Membersihkan kebun atau menuruni bukit atau panjat gunung juga dapat membuat otot terasa nyeri.

Jika Anda berpikir akan lebih baik bagi Anda bila Anda tidak mengalami robekan otot mikro tersebut, maka Anda salah besar. Robekan mikro pada otot ini justru dapat bermanfaat bagi Anda. Robekan otot ini harus dibentuk dan diperbaiki kembali, akan tetapi selama proses “perbaikan” ini, otot akan tumbuh menjadi lebih panjang dan lebih besar. Hal ini berarti bahwa tidak hanya otot tubuh Anda bertambah besar tetapi kekuatan otot Anda juga akan meningkat.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store