Mengapa Saya Mendengkur?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

203

Mendengkur adalah suara serak atau kasar yang terjadi ketika aliran udara melewati saluran pernapasan yang tersumbat sebagian sehingga menyebabkan getaran udara saat bernafas., Banyak orang yang menganggap hal ini normal meskipun dapat menganggu pasangannya, padahal mendengkur dapat menunjukkan masalah kesehatan yang perlu untuk di waspadai. Apa sebenarnya penyebab mendengkur dan masalah kesehatan apa yang dapat timbul?

Penyebab Mendengkur

Mendengkur dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: anatomi mulut atau sinus, konsumsi alkohol, alergi, pilek, dan berat badan. Ketika tidur, otot-otot mulut, lidah dan tenggorokan menjadi rileks sehingga sebagian lidah dapat menghalangi jalan nafas dan menyebabkan getaran. Semakin sempit jalan nafas, maka semakin kuat aliran udara dan meningkatkan getaran yang menyebabkan dengkuran menjadi semakin keras. Kondisi berikut dapat mempengaruhi saluran napas dan menyebabkan dengkuran.

  1. Anatomi mulut

Memiliki langit-langit mulut yang rendah dan tebal dapat mempersempit saluran nafas. Orang dengan kelebihan berat badan mungkin memiliki ekstra jaringan di belakang tenggorokan yang dapat mempersempit saluran udara.

  1. Konsumsi alkohol

Mendengkur juga bisa terjadi karena terlalu banyak mengkonsumsi alkohol sebelum tidur. Alkohol melemaskan otot-otot tenggorokan dan menurunkan pertahanan alami terhadap obstruksi saluran napas.

  1. Masalah pada hidung

Adanya hidung mampet, masalah kesehatan kronis hidung atau hidung bengkok dapat berkonstribusi menyebabkan dengkur.

  1. Kurang tidur

Tidur yang kurang dapat menyebabkan tenggorokan lebih rileks.

  1. Posisi tidur

Posisi terlentang memiliki kemungkinan mendengkur paling sering dan paling keras. Karena efek gravitasi pada tenggorokan dapat menyebabkan menyempitnya saluran napas.

Ada beberapa resiko kesehatan yang dapat disebabkan mendengkur antara lain sleep apnea (terhentinya nafas sejenak saat tidur), hipertensi, penyakit jantung, stroke, kerusakan otak, depresi, Diabetes Mellitus, hingga kematian.

Jadi, bagaimana untuk mengurangi dengkuran dan memulai tidur yang berkualitas?

  1. Cobalah untuk tidak tidur terlentang (lebih baik miring ke kanan).
  2. Tinggikan bagian kepala dari tempat tidur sekitar 10 cm.
  3. Usahakan untuk tidur cukup selama 7-8 jam tiap malam. Waktu tidur remaja dan anak-anak dapat berkisar 10-12 jam .
  4. Tidak mengkonsumsi obat penenang dan minuman beralkohol.
  5. Berhenti merokok.
  6. Rutin berolahraga.
  7. Menggunakan bantal khusus yang menahan kepala dan leher ketika tidur.
  8. Memasang musik atau suara latar yang menyenangkan.
  9. Kurangi berat badan Anda. Overweight dan obesitas menyebabkan dengkuran Anda semakin hebat.

Kesimpulannya, mendengkur ternyata bukan hanya mengganggu tetapi juga merupakan masalah kesehatan yang cukup serius. Bila Anda atau pasangan Anda mendengkur dan selalu merasa tidak fresh saat bangun, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda. (LM/CM)

Referensi

Siamak N. Nabili, M. (2018). How to Stop Snoring: Causes, Aids, Remedies, and Solutions. https://medicinenet.com/snoring/article.htm# snoring_definition_and_facts


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store