Mengapa tidak boleh berbagi handuk?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

90

Sedari belia kita diajarkan untuk saling berbagi, entah mainan, baju, atau apapun itu. Bahkan terdapat jargon mengatakan “sharing is caring” ini di yakini oleh sebagian besar orang. Studi yang dilakukan oleh Professor Norton pada tahun 2008 menyebutkan bahwa menghabiskan uang untuk orang lain lebih menyenangkan dibandingkan diri sendiri.

 

Dalam hal giving, caring, and sharing merupakan hal yang baik. Namun, ada beberapa hal tidak seharusnya dibagi, terutama alat mandi seperti handuk. Berbagi handuk dalam bentuk apapun tidak disarankan, bahkan jika handuk baru digunakan setelah keluar dari kamar mandi. Bakteri seperti Staphylococcus aureus dapat hidup diatas handuk selama beberapa jam, berhari – hari bahkan berbulan – bulan, atau mungkin lebih lama karena handuk dapat mempertahankan kelembapan. Banyak orang sehat membawa bakteri Staphylococcus aureus pada kulitnya namun tidak mengalami infeksi. Pada seseorang dengan tingkat imunitas rendah dapat tertular melalui handuk atau sentuhan antar kulit.

 

Setiap individu memiliki bakteri normal diatas permukaan tubuh kita seperti hidung, usus, dan kulit. Kulit adalah organ terbesar dan terluas dibandingkan dengan organ lain dalam tubuh. Kulit manusia berfungsi untuk melindungi manusia dari paparan lingkungan seperti sinar UV, bakteri, virus, jamur, menjaga tingkat hidrasi tubuh, serta salah satu panca indra untuk meraba rasa sentuhan, panas, dan dingin.

 

Pada dasarnya kulit terbagi atas lapisan epidermis, dermis, dan lapisan dalam subkutan atau hypodermis. Karena kulit merupakan bagian terluar tubuh maka rentan terpapar berbagai zat asing. Lapisan epidermis cukup kuat dan mampu menolak bakteri serta racun yang menginfeksi tubuh. Beberapa bakteri atau zat asing mungkin tidak membahayakan, namun dapat menjadi infeksius atau sumber penyakit, karena dapat berkolonisasi dan masuk dalam kulit yang normal.

 

Jenis kulit masing – masing orang dapat berbeda tergantung sifat permukaan kulit serta kelembapannya. Ada bakteri, jamur yang dapat bertahan hidup pada kondisi lembab, serta sebaliknya. Beberapa penyakit kulit dapat disebabkan oleh infeksi bakteri kulit seperti impetigo, selulitis, pitted keratolisis, dan folikulitis.

 

Agar kita terhindar dari penyakit yang ditularkan melalui pakaian atau handuk, pertama kita perlu mencuci pada suhu lebih tinggi (60ºC) dari normal dan terpisah dari pakaian lain. Ganti handukmu sekali tiap minggu, jemur di udara terbuka sampai kering, dan jangan pernah berbagi handuk dengan siapapun termasuk anggota keluarga. Selalu bawa handuk sendiri setiap kali bepergian atau berolahraga untuk mencegah penularan kuman dan bakteri dari orang lain. (ARA)

 

Referensi:

Meberg A, Schoyen R. Bacterial colonisation and neonatal infection. Acta Paediat Scand 1985; 74; 366 – 71

Boils and skin infection – Indonesia (www.health .nsw.gov.au)


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store