Mengenal Alat Kontrasepsi Pada Pria

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

13

Selama ini dikalangan masyarakat hanya mengenal kondom sebagai alat kontrasepsi pria yang digunakan untuk mengendalikan pembuahan. Namun sekarang sudah banyak alat kontrasepsi pria yang dapat digunakan. Berikut jenis kontrasepsi beserta penjelasannya.

  1. Kondom

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang sering digunakan pria saat berhubungan. Cara penggunaanyapun cukup sederhana dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Penggunaan kondom dapat mencegah kehamilan dan juga dapat menghindarkan pria dari penularan penyakit seksual.

Alat ini dianggap sangat aman digunakan, namun harus diingat bahwa efektif tidaknya kondom untuk mencegah kehamilan ditentukan dari ukuran yang pas dan cara pemakaiannya (dan pelepasannya) yang benar. Ukuran yang terlalu besar berisiko longgar dan terlepas, terlalu sempit berisiko mudah sobek. Memakainya terlambat di tengah-tengah sesi bercinta dapat meningkatkan risiko hamil di luar rencana, terlalu cepat juga tidak akan efektif.

  1. Vasektomi

Vasektomi merupakan kontrasepsi permanen, dimana pada proses pemasangan dokter bedah akan melubangi buah zakar untuk menarik saluran vas deferens (saluran penyalur sperma), memotongnya, dan kemudian mengikat kedua ujungnya sebelum menutup kembali buah zakar Anda dengan jahitan. Proses ini menyebabkan sperma tidak bisa bercampur lagi dengan air mani.

Tapi sebelum melakukan ini, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dahulu dengan istri anda, apakah masih mengingkan anak atau tidak. Sebab jika Anda sudah melakukan vasektomi, Anda dan istri anda tidak akan mungkin memiliki anak lagi. Namun vasektomi tidak akan menurunkan kadar menurunkan kadar testosteron, mengganggu gairah seks, kemampuan untuk ereksi, orgasme, maupun ejakulasi sehingga Anda masih bisa berhubungan seks seperti biasa tanpa khawatir kebobolan.

  1. Suntik Hormon

Suntik KB pria ini berisi hormon testosteron sintetis dan progestin (hormon wanita sintetis), untuk disuntikkan setiap 8 minggu sekali. Tujuan dari suntik KB pria adalah untuk menurunkan kadar testosteron alami dalam tubuh pria untuk menekan proses pematangan sperma-sperma muda. Terapi hormon adalah terapi yang dinilai cukup aman dan efektif untuk dilakukan, karena bersifat sementara atau bisa kembali ke keadaan semula, karena tidak menyebabkan kemandulan permanen seperti pada vasektomi. Metode kontrasepsi ini akan menjadi jalan keluar bagi pasangan di mana pihak perempuannya tidak bisa melakukan kontrasepsi sendiri karena alasan kesehatan tertentu.

Itulah beberapa jenis alat kontrasepsi pria. Bukan hanya wanita saja yang dapat memilih berbagai macam alat kontrasepsi, pria juga sekarang sudah dapat memilih jenis kontrasepsi yang dibutuhkan. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE)

Daftar Pustaka

  • 2014). Choosing a Birth Control Method. [online] Association of Reproductive Health Professionals. Available at: http://www.arhp.org/Publications-and-Resources/Quick-Reference-Guide-for-Clinicians/choosing/Coitus-Interuptus[Accessed 29 Oct. 2017]
  • Ross, John dan Hardee, Karen. Use of Male Methods of Contraception Worldwide. J Biosoc Sci. 2017;49:648-663.
  • Plana, Olivia. Male Contraception: Research, New Methods, and Implications for Marginalized Populations. Am J Men’s Health. 2017;11(4):1182-1189.
  • Matthew, Vivek dan Bantwal, Ganapathi. Male Contraception. Indian J Endocrinol Metab. 2012;16(6):910-917.
  • doktersehat.com/3-jenis-alat-kontrasepsi-pada-pria-yang-bisa-dijadikan-pilihan/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store