Mengenal Cangkok Jantung

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

108

Cangkok jantung, yang dalam dunia medis dikenal dengan Transplantasi Jantung, adalah tindakan bedah invasif yang dilakukan untuk menggantikan jantung yang sakit dengan jantung donor yang sehat untuk memperpanjang hidup pasien yang menderita gagal jantung. Proses ini adalah upaya terakhir jika semua pengobatan penyakit jantung yang dilakukan pasien tidak memberikan hasil.

Gagal jantung dapat memengaruhi siapa saja dari segala usia. Pada anak-anak, dua penyebab umumnya adalah cacat jantung bawaan dan kardiomiopati atau kondisi dimana otot jantung mati. Sementara itu, pasien dewasa yang pernah menjalani tindakan Fontan atau operasi perbaikan jantung saat masih anak-anak, mungkin juga membutuhkan transplantasi jantung di kemudian hari. Bagi pasien seperti ini, pembuluh darah biasanya menjadi sesak, yang memengaruhi aliran darah secara serius. Namun tidak semua orang bisa menjalani operasi cangkok jantung, ada beberapa kriteria khusus bagi pasien.

Cangkok jantung sendiri adalah proses mengganti jantung yang sudah tidak bekerja secara optimal dengan jantung yang lebih baik dari orang yang baru meninggal. Meski terdengar kompleks, operasi transplantasi jantung perlu dilakukan demi keselamatan dan peningkatan kualitas hidup pasien.

Secara garis besar, berikut tahapan melakukan transplantasi jantung:

  • Menemukan donor yang tepat, hal ini sangat tidak mudah. Biasanya donor berasal dari orang yang baru meninggal, namun kondisi jantungnya baik.
  • Mengangkat jantung pasien penerima donor
  • Memasang jantung dari donor

Apakah cangkok jantung memiliki risiko dan efek samping?

Meskipun teknik cangkok jantung kian canggih dan tingkat keberhasilannya makin tinggi, bukan berarti prosedur ini tidak memiliki risiko, berikut beberapa risiko yang bisa terjadi pada operasi cangkok jantung:

  • Efek samping pengobatan
  • Infeksi
  • Kanker
  • Masalah pada pembuluh arteri
  • Jantung baru ditolak tubuh

Yang penting untuk juga dilakukan setelah menjalani proses transplantasi jantung adalah memperbaiki gaya hidup. Tanpa dijaga dengan baik, maka proses transplantasi jantung yang telah dilakukan akan sia-sia. (EDA/CM)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store