MENGENAL CT SCAN

47

CT singkatan dari Computed Temography sedangkan Scan adalah foto. Secara Umum CT scan adalah merupakan mesin pemindai berbentuk lingkaran yang besar, cukup untuk dimasuki orang dewasa dengan posisi berbaring.

CT scan adalah salah satu jenis pemeriksaan penunjang medis dengan menggunakan sinar X dengan bantuan Operator yang handal dapat memeriksa jaringan tubuh yang diinginkan sesuai dengan kebutuhan pasien dan dokter.

Fungsi dari alat ini adalah untuk menghasilkan foto bagian-bagian dalam dari tubuh dengan lebih lengkap dan akurat. Hal ini dikarenakan foto yang dihasilkan dari CT scan ini merupakan foto (gambar) bagian dalam tubuh berupa irisan. Selain itu dapat digunakan untuk mendiagnosis dan memonitor beragam kondisi kesehatan.

CT scan digunakan sebagai pedoman diagnosis sebelum dokter melakukan terapi kepada pasiennya. Hal ini bertujuan agar pengobatan dapat berjalan dengan benar dan tepat sasaran sesuai dengan penyakitnya, meminimalkan efek samping kepada pasien, dapat meramalkan tingkat kesembuhan dan serta sangat efisien.

Syarat untuk melakukan CT scan: Melakukan diagnosis kelainan otot dan tulang, seperti tumor atau retak pada tulang, Menentukan lokasi tumor, infeksi, atau bekuan darah, Memandu prosedur medis ketika melakukan operasi, biopsi, atau terapi radiasi, Mendeteksi dan memonitor kondisi dan penyakit tertentu, seperti kanker, sakit jantung, nodul pada paru-paru, dan massa pada hati, Mencari tahu cedera atau pendarahan internal. Tahapan Sebelum Dilakukan CT scan

Berikut ini langkah-langkah yang perlu diketahui sebelum Dilakukan CT scan: Ketika akan menjalani CT scan, akan diminta untuk mengganti baju dengan pakaian khusus yang disediakan pihak rumah sakit, juga akan diminta untuk melepas semua perhiasan sebab logam dapat mengganggu proses pemindaian.

Apabila CT scan dilakukan pada bagian kepala, sebelumnya sudah diinformasikan untuk melepaskan gigi palsu. Selain itu, alat bantu dengar dan jepit rambut juga harus dilepaskan.

Bicarakan terlebih dahulu pada radiografer jika merasa tegang atau memiliki fobia berada di ruang tertutup sebab hal itu dapat menghalangi proses CT scan. Petugas tersebut kemungkinan dapat membantu  untuk merasa lebih tenang. Jika diperlukan, bisa bicarakan dengan ahli medis untuk mengonsumsi obat penenang.

Untuk CT scan pada bagian otak atau perut, kemungkinan akan diberikan cairan kontras sebelumnya. Cairan tersebut berisi pewarna aman yang akan membantu memperjelas gambar. Tergantung bagian tubuh mana yang akan dilakukan CT scan, cairan kontras dalam diberikan dalam bentuk minuman atau disuntikkan ke dalam aliran darah. Cairan itu kemudian akan dikeluarkan tubuh melalui urin.

Meski jarang terjadi, cairan kontras dapat mengakibatkan reaksi alergi pada sebagian orang. Konsultasikan terlebih dahulu kepada radiografer jika memiliki reaksi alergi terhadap iodin atau cairan kontras sebelumnya

Kelebihan alat CT scan: Gambar yang dihasilkan memiliki resolusi yang baik dan akurat, tidak invasif (tindakan non-bedah),waktu perekaman cepat, gambar yang direkontruksi dapat dimanipulasi dengan komputer sehingga dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Hasil CT scan tidak langsung tersedia usai pemeriksaan. Komputer akan memroses seluruh gambar dari proses pemindaian, yang kemudian akan dianalisis oleh dokter spesialis radiologi. Laporan hasil tes yang telah dianalisis biasanya akan dikirimkan langsung kepada dokter Anda.

Risiko radiasi dari CT scan memang ada namun tidak besar. Dokter hanya akan menyarankan pemeriksaan CT scan ketika kondisi Anda benar-benar memerlukannya. Hindari CT scan jika Anda mungkin sedang mengandung, dan mintalah saran alternatif pemeriksaan terbaik dari dokter.

Hasil CT scan tidak langsung tersedia usai pemeriksaan. Komputer akan memroses seluruh gambar dari proses pemindaian, yang kemudian akan dianalisis oleh dokter spesialis radiologi. Laporan hasil tes yang telah dianalisis biasanya akan dikirimkan langsung kepada dokter.

Risiko radiasi dari CT scan memang ada namun tidak besar. Dokter hanya akan menyarankan pemeriksaan CT scan ketika kondisi benar-benar memerlukannya. Hindari CT scan jika  mungkin sedang mengandung, dan mintalah saran alternatif pemeriksaan terbaik dari dokter. (NP)

Referensi : Adisti Gusmavita. 2009.

CT scanner. Harnawati . 2008.