Mengenal Foto Rontgen

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

87

Foto rontgen merupakan suatu prosedur pemeriksaan dengan menggunakan radiasi gelombang elektromagnetik guna menampilkan gambaran bagian dalam tubuh. Gambaran dari benda padat seperti tulang atau besi ditampilkan sebagai area berwarna putih, sedangkan udara yang terdapat pada paru-paru akan tampak berwarna hitam, dan gambaran dari lemak atau otot ditampilkan dengan warna abu-abu. Dalam beberapa jenis foto rontgen, digunakan tambahan zat  pewarna  (kontras) yang diminum atau disuntikkan, misalnya iodine atau barium, untuk menghasilkan gambaran yang lebih jelas.

Meski radiasi memiliki risiko memicu pertumbuhan sel kanker, namun pemeriksaan ini hanya menggunakan  sedikit radiasi, sehingga jumlah ekspos sinar masih dianggap aman untuk orang dewasa. Tapi pemeriksaan ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil, walaupun radiasinya terhitung sangat kecil. Pemeriksaan yang biasanya dilaksanakan pada ibu hamil yaitu pemeriksaan radiologi dengan jenis lain yang lebih aman seperti MRI. Selain itu, beberapa kondisi pemeriksaan rontgen ada yang memerlukan penelanan atau penyuntikan zat kontras agar pada hasil foto daerah yang ingin dilihat dapat tergambar dengan jelas. Kontras yang biasa digunakan adalah jenis iodine yang ada beberapa orang dapat menyebabkan alergi. Reaksi alergi yang dapat terjadi adalah kemerahan pada kulit, gatal, dan mual. Pada kasus yang sangat jarang dapat terjadi syok anafilaktik, hipotensi parah, dan serangan jantung.

Sebelum melakukan pemeriksaan, biasanya pasien akan di anjurkan mempersiakan diri sesuai dengan jenis pemeriksaannya. Jenis pemeriksaannya sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan organ perut memerlukan puasa beberapa jam atau hanya makan makanan tertentu agar usus dapat tergambar dengan jelas tanpa adanya penutupan dari feses.
  2. Pada pemeriksaan saluran kemih, Anda akan diminta berbaring telentang dengan tangan menjauh dari tubuh. Serta sebelum pemeriksaan Anda akan diminta untuk meminum banyak air atau dan menahan kencing agar dapat terlihat gambaran yang bagus pada kandung kemih.
  3. Pemeriksaan dada dilakukan dengan posisi berdiri ataupun berbaring, baju harus diturunkan sampai ke pinggang, tidak diperbolehkan mengenakan aksesoris apapun di leher atau dada. Anda akan diminta untuk menahan nafas saat foto diambil.
  4. Jika rontgen dilakukan pada daerah tengkorak, penjepit atau hiasan rambut, kaca mata, dan gigi palsu harus dipindahkan.

Selain pemerikasaan diri diatas, pasien juga disarankan untuk memakai pakaian yang nyaman dan longgar agar mudah untuk membukanya, namun pada beberapa rumah sakit akan diberikan gaun untuk dipakai dan juga melepas perhiasan, jam, atau alat-alat yang mengandung logam pada tubuh. Jika Anda memiliki implantasi metalik di dalam tubuh dari operasi sebelumnya, segera laporkan ke dokter karena implant akan memblokir sinar X-Ray untuk menembus ke dalam tubuh.

Setelah pelaksanaan foto rontgen, pasien dapat pulang dan kembali melakukan kegiatan secara normal. Bila menggunakan zat kontras, pasien dianjurkan minum banyak air putih untuk membantu pembuangan zat kontras dari dalam tubuh. selanjutnya, hasil foto rontgen akan dipelajari oleh dokter radiologi. Hasil foto tersebut juga dapat diberikan kepada pasien setelah dicetak. Kecepatan hasil bervariasi, namun bila dalam keadaan darurat, hasil akan tersedia dalam hitungan menit. (RA)

Daftar Pustaka

https://www.alodokter.com/foto-rontgen-ini-yang-harus-anda-ketahui.html

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/persiapan-sebelum-foto-rontgen/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store