Mengenal Jenis-Jenis Lensa Kacamata

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

91

Sebagian dari Anda mungkin masih merasa bingung dengan berbagai macam “jenis lensa kacamata” yang ada di pasaran saat ini. Terutama ketika akan mencari sebuah kacamata yang tidak hanya tepat dan cocok namun juga sesuai dengan fungsinya untuk digunakan. Secara umum, kacamata memiliki dua komponen yang berbeda, yaitu frame atau bagian rangka serta bagian lensa. Rangka kacamata bisa Anda gunakan untuk mengikuti gaya atau tren aksesoris tertentu demi melengkapi penampilan Anda.

Sedangkan, bagian lensanya sendiri adalah penentu utama dari fungsi kacamata tersebut agar bisa digunakan. Dengan lensa inilah, Anda bisa menyesuaikan jenis lensa berdasarkan keluhan yang diderita. Meningkatnya intensitas penggunaan akses teknologi dalam jarak dekat secara terus-menerus juga menjadi salah satu alasan masyarakat yang mengalami rabun, bahkan di usia muda. Oleh sebab itu, mengetahui jenis lensa yang akan digunakan amatlah penting karena hal ini akan berpengaruh pada kenyamanan Anda saat menggunakan kacamata tersebut. berikut jenis lensa kacamata beserta fungsinya.

  1. Lensa Tunggal (Single Vision Lens)

Lensa ini dikatakan sebagai lensa tunggal karena hanya terdiri dari satu titik fokus yang dapat memperbaiki gangguan penglihatan untuk satu ukuran saja. Lensa tunggal biasanya digunakan untuk beberapa pengguna dengan keluhan seperti rabun jauh (miopi) dengan lensa minus, dan rabun dekat (hipermetropi) dengan lensa positifnya, serta penglihatan berbayang (astigmatisma) dengan lensa silinder.

  1. Lensa Bifokal (Bifocal Lens)

Lensa bifokal memiliki dua titik fokus yang berfungsi untuk membantu penglihatan jarak jauh dan dekat dalam satu lensa. Titik fokus tersebut terdapat pada bagian atas dan juga bagian bawah lensa. Titik fokus lensa bawah biasanya digunakan untuk penglihatan jarak dekat seperti membaca. Sedangkan titik fokus bagian atas biasanya digunakan untuk membantu penglihatan jarak jauh. Lensa bifokal ini akan digunakan pada keluhan mata seperti mata tua atau presbiopia.

  1. Lensa Progresif (Progressive Lens)

Lensa ini juga memiliki dua titik fokus, bedanya lensa progresif tidak memiliki jarak atau garis pembatas pada titik fokus untuk melihat jarak jauh dan titik fokus untuk melihat jarak dekat. Selain itu lensa ini dilengkapi dengan titik fokus yang berkemampun untuk melihat jarak sedang sehingga lebih nyaman. Lensa progresif bisa dibilang lensa trifokal.

  1. Lensa Transition (Transitions Lens)

Keunikan dari lensa jenis ini adalah kemampuannya untuk berubah warna. Perubahan warna pada lensa terjadi karena adanya sifat cahaya yang terpolarisasi. Maka dari itu, pengguna yang sedang berada di luar ruangan dan terpapar oleh sinar matahari akan membuat lensa kacamata menjadi gelap. Sebaliknya, pengguna yang berada dalam ruangan dengan pencahayaan yang minim tidak akan merubah warna lensa dan akan membuatnya tetap menjadi bening. Anda yang memiliki mata sensitif, sangat cocok menggunakan lensa kacamata transisi karena dapat melindungi mata Anda dari pancaran sinar ultraviolet yang berbahaya.

Itulah sedikit penjelasan tentang jenis-jenis lensa kacamata. Jika Anda mengalami gangguan pada mata Anda, sebaiknya Anda memilih jenis kacamata sesuai dengan keluhan mata Anda, agar keluhan pada mata Anda tidak menjadi semakin parah. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA)

Daftar Pustaka

https://optikmelawai.com/kacamata-lensa/berbagai-jenis-lensa-kacamata.html

https://revkacamata.blogspot.com/2017/11/mengenal-ragam-jenis-lensa-kacamata.html


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store