MENGENAL JET LAG

16

Tubuh memiliki jam biologis yang mengatur irama sirkadian, yaitu sistem yang mengatur kapan seseorang tidur dan terbangun. Irama sirkadian ini sangat penting untuk tetap terjaga keteraturannya agar seseorang dapat melakukan aktivitas dengan maksimal pada pagi hari dan istirahat dengan berkualitas pada malam hari. Sayangnya, irama sirkadian ini dipengaruhi oleh banyak faktor dan dapat menjadi berantakan. Misalnya karena jadwal kerja atau shift kerja malam yang mengharuskan begadang, kebiasaan minum kopi, hingga jet lag.

Jet lag adalah suatu gangguan siklus tidur dan bangun tubuh yang terjadi pada orang yang bepergian cepat melewati beberapa zona waktu yang berbeda. Jet lag umumnya terjadi karena jam biologis tubuh atau irama sirkadian sulit beradaptasi dengan zona waktu yang baru. Semakin banyak zona waktu yang dilewati, semakin tinggi kemungkinan seseorang mengalami jet lag sesampainya di tempat tujuan.

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami jet lag atau memperparah kondisi jet lag antara lain:

  • Jumlah zona waktu yang dilintasi cukup banyak
  • Usia yang sudah senja
  • Kekurangan cairan
  • Mengonsumsi minuman keras dan kopi selama penerbangan
  • Kurang tidur
  • Stres

Gejala jet lag dipengaruhi seberapa jauh seseorang melintasi zona waktu dan seberapa cepat kemampuan adaptasi orang tersebut. Beberapa gejala jet lag yang sering dirasakan antara lain:

  • Gangguan siklus tidur, seperti merasa mengantuk di siang hari dan terjaga di malam hari, tidur berlebihan, atau bangun terlalu cepat.
  • Gangguan konsentrasi.
  • Pusing dan sakit kepala.
  • Tidak enak badan dan merasa kelelahan.
  • Nafsu makan yang menurun dan pola makan yang tidak teratur.
  • Gangguan menstruasi pada wanita.
  • Mual, muntah, nyeri otot

Jet lag bukanlah kondisi medis yang serius dan berkelanjutan karena tubuh dapat kembali menyesuaikan irama sirkadian agar sesuai dengan zona waktu yang ada. Untuk mengurangi dampak dari jet lag, Anda bisa berusaha membuat penyesuaian pada jam biologis di zona waktu yang baru, terutama dalam hal:

  • Makan, usahakan makan sesuai dengan jam makan di zona waktu yang baru.
  • Tidur, ikuti jam tidur pada zona waktu yang baru.
  • Beraktivitas, lakukan aktivitas di siang hari walaupun tubuh terasa lelah agar tubuh lebih mudah menyesuaikan dengan rutinitas yang baru.
  • Atur pencahayaan, jaga ruangan tetap terang di siang hari dan gelap di malam hari

Beberapa jenis obat mungkin akan diresepkan dokter untuk mengatasi jet lag. Beristirahat sebelum penerbangan dan mencoba untuk berjalan-jalan selama penerbangan serta minum banyak air putih karena udara di pesawat cenderung kering juga dapat membantu meminimalkan jet lag. (PK/STE)

Referensi:

  • National Sleep Foundation. Jet Lag and Sleep. 2018
  • NHS Choices UK. Health A-Z. Jet Lag. 2017