Mengenal Mata Miopia Pada Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

138

Memiliki anak dengan prestasi belajar yang baik merupakan dambaan setiap orang tua. Untuk mencapai hal itu, berapapun besar biaya yang harus dikeluarkan kadang tidak menjadi soal. Permasalahannya, bagaimana jika terdapat gangguan pada anak itu sendiri, contohnya saja jika anak menderita mata miopia atau rabun jauh.

Bagaimana cara mengetahui anak menderita mata miopia?

Anaka yang menderita miopia kadang merasa sakit kepala, mata terasa tegang dan kelelahan saat memusatkan pandangan pada obyek yang jauh. Seringkali dia berjalan mendekati sebuah benda untuk melihat lebih dekat. Jika Anda mendapatkan anak dengan gejala tersebut sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penatalaksanaan yang sesuai.

Sebagai orang tua sebaiknya Anda memiliki jadwal untuk melakukan pemeriksaan mata pada anak. Mulai sejak bayi, pada tahun pertama, usia tiga tahun, usia pra-sekolah dan selanjutnya pemeriksaan mata dilakukan tiap satu tahun sekali. Pemeriksaan dilakukan pada setiap anak tanpa terkecuali.

Apa penyebab miopia?

Miopia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Orang tua yang memakai kacamata akibat miopia dengan ukuran yang tinggi, cenderung berisiko lebih besar menurunkan kelainan tersebut pada anaknya kelak.
  2. Selain akibat keturunan, kebiasaan juga menjadi salah satu penentu seseorang mengalami miopia. Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan miopia seperti membaca dalam pencahayaan yang kurang terang, membaca sambil berbaring, dan menonton televisi atau layar komputer terlalu lama.

Apa yang harus dilakukan jika anak sudah menderita mata miopia?

Jika seorang anak sudah diketahui menderita miopia, maka pengobatan yang diberikan adalah penggunaan kacamata untuk mengoreksi pandangannya. Pemggunaan kacamata disesuaikan dengan seberapa tingkat gangguan yang dialaminya. Untuk penyakit tersebut, kacamata mungkin saja harus digunakan seumur hidup. Selain kacamata dapat pula digunakan lensa kontak, namun tidak semua anak dapat menggunakannya. Biasanya kriteria penggunaannya berdasarkan usia.

Sampai saat ini belum diketahui cara yang tepat untuk mencegah penyakit ini. Tindakan terpenting yang dapat dilakukan adalah diagnosis dini, sehingga penglihatan anak dapat maksimal sesuai umurnya.  Salah satu cara sederhana yang digunakan untuk screening adalah dengan merotasi/menggilir posisi duduk anak sekolah, jika mereka harus maju ke depan untuk melihat tulisan di papan tulis. Selain itu kecurigaan mengalami rabun jauh perlu jika didapatkan penurunan nilai saat anak duduk di bagian belakang.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah memberi pengertian untuk menghindari kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan mata. Misalnya saja jangan menonton televisi dalam jarak dekat, membaca dalam ruangan yang kurang penerangannya, atau terlalu lama menonton televisi. Jika anak sudah diberikan kacamata sebaiknya kacamata digunakan secara rutin dan tetap dilakukan pemeriksaan mata secara teratur. (EDA/STE)

Sumber:

  • Ibrahim G. Mata Miopia Bisa Turunkan Prestasi Belajar Anak. Majalah Kesehatan Keluarga Dokter Kita. Edisi 1 Thn IV, 2009.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store