Mengenal Medical Check Up Bagi Karyawan

58

Medical check up (MCU) karyawan adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap karyawan atau calon karyawan di suatu lingkungan kerja. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi secara dini gangguan kesehatan yang mungkin dialami karyawan akibat faktor tertentu di lingkungan kerja. Dengan terjaminnya kesehatan karyawan yang didukung dengan lingkungan kerja yang aman, tidak hanya mempengaruhi kinerja dan produktivitas karyawan, namun juga mempengaruhi produktivitas dan reputasi perusahaan secara keseluruhan.

Medical check up bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan terkini dari karyawan. Manfaat yang dapat diperoleh, antara lain:

  • Menentukan kemampuan karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan, sehingga dapat mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
  • Mengetahui secara dini tanda dari gangguan kesehatan, sehingga dapat meminimalkan faktor resiko dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.
  • Meningkatkan kesadaran karyawan untuk menerapkan gaya hidup sehat, serta mematuhi peraturan K3 perusahaan, seperti menggunakan alat pelindung diri (APD).

Setiap lingkungan pekerjaan memiliki potensi bahaya dan resiko keselamatan dan kesehatan kerja yang mencakup:

  • Faktor kimia. Beberapa bahan kimia dapat masuk ke dalam tubuh manusia dengan cara terhirup, tertelan atau terserap ke dalam kulit.
  • Faktor fisik. Contohnya kebisingan, penerangan, getaran, iklim kerja dan gelombang elektromagnet.
  • Faktor biologi.Contohnya adalah virus, bakteri, jamur dan parasit, yang dapat tersebar di lingkungan pekerjaan atau ditularkan dari seorang pekerja ke pekerja lainnya.
  • Faktor ergonomi.Contohnya penyusunan tempat kerja dan pengaturan posisi duduk, dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti ketegangan otot dan kelelahan yang berlebihan.
  • Faktor psikososial.Lingkungan kerja yang tidak memiliki manajemen dan organisasi kerja yang baik dapat menyebabkan tekanan pada diri pekerja dan berakhir pada stress.

Beberapa jenis medical check up bagi karyawan, antara lain:

  • MCU sebelum kerja (pre-employment medical check up),yaitu pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum pekerja diterima bekerja.
  • MCU berkala (regular medical check up),yaitu pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara berkala (biasanya 1 tahun sekali), sesuai dengan potensi bahaya dan resiko di lingkungan kerja.
  • MCU khusus,yaitu pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mendeteksi pengaruh pekerjaan terhadap pekerja atau golongan pekerja tertentu.

Medical check up karyawan terdiri dari serangkaian prosedur pemeriksaan yang meliputi:

  • Pemeriksaan riwayat kesehatan.
  • Pemeriksaan tanda vital (tekanan darah, frekuensi denyut jantung, pernapasan, suhu tubuh).
  • Pemeriksaan fisik (head to toe).
  • Pemeriksaan penunjang, meliputi pemeriksaan laboratorium, foto rontgen dan USG, elektrokardiografi (EKG), spirometri serta tes buta warna.

Pemeriksaan yang dilakukan akan disesuaikan dengan usia dan faktor resiko atau bahaya yang ada di lingkungan kerja. Misalnya bagi karyawan yang bekerja dengan kebisingan akan dilakukan tes pendengaran (audiometri) secara berkala, atau karyawan yang bekerja dengan zat kimia tertentu akan dilakukan monitoring kadar zat kimia dalam darah.

Hasil medical check up akan dievaluasi oleh dokter perusahaan. Beberapa kriteria untuk menentukan status kesehatan pekerja, yaitu:

  • Fit to work/Fit for the job: Karyawan dinyatakan dalam keadaan sehat dan aman untuk melakukan pekerjaan.
  • Fit with restriction: Karyawan dinyatakan dalam kondisi sehat untuk melakukan suatu pekerjaan, namun terdapat batasan dalam pekerjaan yang ditentukan oleh perusahaan agar tidak mempengaruhi kesehatannya.
  • Temporary unfit: Karyawan dinyatakan memiliki gangguan kesehatan yang beresiko menimbulkan bahaya dalam pekerjaan, namun masih dapat membaik bila ditangani.
  • Permanent unfit: Karyawan dinyatakan tidak dapat melakukan pekerjaan karena beresiko menimbulkan bahaya, bagi diri sendiri atau bagi pekerja lain di lingkungan kerja. (RD)

Sumber:

  1. US Department of Health and Human Services. CDC. Worker Health Surveillance. 2017.
  2. World Health Organization. Occupational Health. Psychosocial Risk Factors and Hazards.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store