Mengenal Multiple Sclerosis

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

132

Multiple sclerosis (MS) adalah kondisi imun yang mempengaruhi sel saraf dalam otak dan tulang belakang. Pada penderita multiple sclerosis, selubung saraf mengalami kerusakan atau peradangan. Kerusakan atau peradangan ini mengganggu perpindahan sinyal saraf dan menyebabkan kerusakan pada serat saraf dasar. Penderita bisa hanya memiliki satu gejala ringan, sangat sedikit gejala, atau banyak gejala dengan disabilitas parah.

Sel saraf adalah unit terkecil dalam sistem saraf pusat yang membuat orang mampu berpikir, mendengar, berbicara, merasakan, dan melakukan aktivitas lainnya. Setiap sel saraf disusun oleh sel tubuh, dendrit, dan akson (sambungan sel tubuh). Sebagian besar akson dalam sistem saraf pusat dibungkus oleh selubung saraf yang disebut myelin yang tidak terhubung yang terutama mengandung zat berlemak dan protein yang bertindak seperti isolator kabel elektrik. Myelin membantu meningkatkan kecepatan sinyal elektrik yang bergerak sepanjang sel saraf. Rusaknya myelin seperti pada penderita multiple sclerosis dapat menyebabkan kelumpuhan sedang hingga parah.

Secara global, sekitar 2,1 juta orang menderita MS. Peluang mengidap MS beragam tergantung grup etnik yang berbeda-beda. Penyakit ini mampu teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala tergantung pada jumlah dan jenis sel saraf yang rusak. Gejala penyakit mungkin sangat beragam dari satu orang ke orang lain. Gejala yang melibatkan sistem saraf pusat mungkin meliputi:

  • Kehilangan indra, biasanya merupakan gejala awal.
  • Masalah mata: penglihatan buram atau ganda, biasanya pada salah satu mata, sering kali beserta dengan rasa sakit dalam pergerakan mata.
  • Masalah mobilitas: kram otot, lengan atau kaki lemas, kecanggungan, kehilangan keseimbangan, kejang.
  • Gangguan sistem saraf otonomi: kehilangan kendali kantung kemih dan usus, disfungsi seksual.
  • Tutur kata tidak jelas.

MS adalah penyakit radang yang merusak myelin pada sistem saraf pusat, dan penyebabnya tidak begitu jelas. Ada kemungkinan bahwa sistem imun menganggap sel saraf tersebut sebagai benda luar daripada bagian tubuh, sehingga sistem imun menyerang dan merusak myelin. Peran lapisan myelin bisa dianggap sebagai lapisan isolator dan membantu meningkatkan kecepatan sinyal saraf elektrik. Jika myelin rusak, sinyal tersebut mungkin melambat atau terhambat.

Ada banyak faktor risiko multiple sclerosis, yaitu:

  • Faktor genetik
  • Umur
  • Jenis kelamin
  • Ras
  • Penyakit autoimun tertentu

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi multiple sclerosis:

  • Jika Anda menderita MS ringan atau sedang, olahraga teratur mampu membantu meningkatkan kekuatan, bentuk otot, keseimbangan, dan koordinasi. Berenang atau olahraga air lainnya merupakan pilihan bagus bila Anda tidak tahan panas. Jenis olahraga ringan sampai sedang lainnya disarankan bagi pengidap MS, termasuk jalan kaki, peregangan, aerobik berdampak rendah, bersepeda statis, yoga, dan tai chi.
  • Makan makanan seimbang. Hasil dari penelitian kecil menyarankan diet rendah lemak jenuh namun tinggi asam lemak omega-3, misalnya pada minyak zaitun dan ikan, yang mungkin bermanfaat. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan. Studi juga mengungkapkan bahwa vitamin D mungkin berpotensi bermanfaat bagi pengidap MS.
  • Menghilangkan stres. Stres mungkin memicu atau memperburuk tanda dan gejala. Yoga, tai chi, pijat, meditasi atau menarik napas dalam-dalam mungkin membantu.

Jika Anda memiliki tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah dengan dokter. Setiap tubuh berfungsi berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk situasi Anda. (BIL/STE)

Sumber :

  • https://hellosehat.com/penyakit/multiple-sclerosis/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store