MENGENAL PENYAKIT INFEKSI GINJAL (PIELONEFRITIS)

82

Infeksi ginjal atau pielonefritis merupakan komplikasi dari infeksi saluran kemih. Infeksi ginjal terjadi karena berpindahnya bakteri dari kandung kemih ke ginjal, yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri.

Infeksi ginjal terjadi ketika bakteri dari saluran kemih menyebar hingga ke organ ginjal. Bakteri yang paling umum menyebabkan infeksi ini adalah E. coli. Pielonefritis membutuhkan penanganan medis segera. Jika terlambat diobati, maka infeksi dapat bertambah parah hingga mengakibatkan kerusakan ginjal permanen. 

Berikut ini adalah gejala umum yang biasanya muncul pada penderita infeksi ginjal:

  • Adanya darah atau nanah dalam urine
  • Bau urine yang tidak seperti biasanya
  • Rasa sakit dan tidak nyaman di sekitar perut samping atau punggung
  • Demam atau menggigil
  • Mual dan muntah
  • Merasa kelelahan
  • Kehilangan selera makan

Gejala infeksi ginjal di atas kadang-kadang disertai dengan gejala-gejala uretritis (infeksi saluran kemih) atau sistisis (infeksi kandung kemih), seperti sensasi nyeri atau terbakar ketika buang air kecil, frekuensi buang air kecil lebih sering,  warna urine lebih gelap, urine berbau tidak sedap atau merasa tidak bisa mengeluarkan urine sepenuhnya.

Untuk menentukan diagnosis infeksi ginjal, dokter perlu menanyakan riwayat penyakit dan gejala yang dialami serta melakukan pemeriksaan fisik. Tes lanjutan yang biasanya dilakukan adalah pemeriksaan sampel urine guna mendeteksi keberadaan infeksi saluran kemih dan menentukan bakteri yang menyebabkan infeksi tersebut.

Tes lain yang dapat dilakukan adalah pemindaian pada saluran kemih, melalui CT scan, USG, dan isotope scan. Tujuannya adalah untuk mendeteksi adanya masalah kesehatan selain infeksi ginjal yang juga dapat menyebabkan gejala serupa.

Jenis-jenis obat yang biasanya akan diresepkan oleh dokter untuk mengatasi gejala infeksi ginjal adalah antibiotik oral dan obat pereda nyeri. Gejala infeksi ginjal biasanya mulai membaik setelah beberapa hari pengobatan. Namun untuk memastikan infeksi bersih sepenuhnya, pengobatan ini perlu dilanjutkan hingga obat antibiotik yang diberikan habis.

Untuk meredakan rasa sakit dan demam yang muncul akibat infeksi, dokter umumnya akan merekomendasikan paracetamol. Obat pereda rasa nyeri lain golongan antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen atau aspirin, tidak disarankan untuk digunakan karena dapat memperparah gangguan ginjal.

Untuk membantu mempercepat pemulihan, lakukanlah beberapa cara berikut ini di rumah:

  • Konsumsi banyak cairan untuk membuang bakteri dari ginjal serta untuk menghindari dehidrasi
  • Gunakan bantal hangat pada perut, punggung atau tubuh bagian samping
  • Pada wanita, tidak buang air kecil dalam posisi jongkok, melainkan dalam posisi duduk di atas toilet, sehingga pengosongan kandung kemih lebih baik
  • Istirahat yang cukup. (RD/STE)

Sumber:

  1. Mayo Clinic.Diseases and Conditions. Kidney Infection. 2017
  2. Khatri M. What Are Kidney Infections. WebMD. 2017