Mengenal Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

223

Penyakit jantung bawaan atau congenital heart disease (CHD) adalah kelainan pada struktur jantung yang dialami sejak lahir. Kelainan ini bisa bersifat ringan hingga berat. Penyakit jantung bawaan dapat terjadi pada satu dari seratus kelahiran. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada aliran darah dari dan ke jantung, baik yang tergolong ringan ataupun kompleks, sehingga berpotensi membahayakan nyawa. Mempelajari penyakit jantung bawaan pada anak tentu dapat membantu anda memahami kondisi dan mengetahui tentang penyakit tersebut.

  1. Apa yang menyebabkan penyakit jantung bawaan?

Penyakit jantung bawaan pada anak terjadi karena perkembangan jantung janin yang tidak lengkap atau abnormal pada minggu-minggu awal kehamilan. Beberapa diketahui terkait dengan gangguan genetik, seperti Down Sindrom. Akan tetapi penyebab lainnya tidak diketahui.

  1. Apa sih yang menjadi faktor risiko terjadinya penyakit jantung bawaan?

Pada beberapa kasus CHD ditemukan beberapa faktor yang berpengaruh, misalnya: Ibu mengonsumsi minuman beralkohol atau obat-obatan tertentu saat hamil, Ibu mengalami Rubella saat hamil trimester pertama, adanya kromosom atau gen janin yang mengalami kelainan misalnya Sindroma Down, atau adanya riwayat penyakit yang sama di dalam keluarga. Riwayat penyakit di dalam keluarga meningkatkan resiko menjadi dua kali lipat.

  1. Apa saja tanda & gejala penyakit jantung bawaan ini?

Penyakit jantung bawaan sering mempengaruhi kemampuan jantung untuk memompa darah dan mengantarkan oksigen ke jaringan-jaringan tubuh, sebagai akibatnya akan muncul tanda dan gejala berikut:

  1. Sulit bernapas atau bernapas dengan cepat
  2. Bibir, lidah dan/atau kuku berwarna kebiruan (sianosis)
  3. Nafsu makan berkurang atau susah makan (kesulitan menyusui)
  4. Penurunan berat badan atau gagal untuk menambah berat badan (gagal untuk berkembang)
  5. Bunyi jantung abnormal
  6. Berkeringat secara berlebihan, terutama saat minum susu
  7. Denyut jantung lemah

4. Apa saja pengobatan untuk penyakit jantung bawaan?

Dokter biasanya menyesuaikan pengobatan penyakit jantung bawaan sesuai dengan kondisi dan jenis kelainan yang dialami pasien. Jika kondisi yang dialami pasien tergolong ringan, pengobatan mungkin tidak perlu dilakukan, namun kondisi tersebut perlu dimonitor secara berkala. Bagi penderita penyakit jantung bawaan yang tergolong sedang hingga berat, ada beberapa cara pengobatan yang disarankan, seperti pemberian obat-obatan, operasi, pengaturan pola makan, dan olahraga.

Untuk mencegah terjadinya penyakit jantung bawaan, diperlukan pengawasan yang baik sejak bayi dalam kandungan, dunia medis biasa menyebutnya asuhan prenatal. Dalam asuhan prenatal, ada beberapa hal yang rutin dimonitor:

  1. Melakukan pengecekan darah sejak awal kehamilan untuk mengetahui apakah ibu hamil memiliki daya tahan tubuh terhadap rubella. Jika diketahui bahwa ibu hamil belum imun terhadap rubella, harus menghindari kemungkinan terpapar dan diperlukan vaksinasi rubella setelah kelahiran.
  2. Mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah selama Ibu hamil, terutama untuk Ibu yang memang memiliki riwayat Diabetes atau Hipertensi sebelumnya.
  3. Mengingatkan Ibu untuk menghindari penggunaan obat-obatan terlarang maupun minuman beralkohol selama kehamilan.
  4. Melakukan monitoring ketat apabila Ibu memiliki kehamilan dengan resiko tinggi, misalnya Hamil pertama pada usia < 20 atau > 35 tahun, riwayat keguguran, atau menderita penyakit metabolic dan kronis. (LM/CM)

Referensi:

  1. Congenital Heart Defects. (2018). https://kidshealth.org/en/parents/ congenital-heart-defects.html
  1. What is a Congenital Heart Defect (CHD)? | The Children’s Heart Foundation. (2018). http://www.childrensheartfoundation.org/research/what-is-a-chd

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store