Mengenal Penyakit Klamidia (Chlamydia)

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

160

Klamidia adalah sebuah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri bernama chlamydia trachomatis. Penyakit ini merupakan penyakit menular seksual yang paling sering terjadi. Beberapa orang tidak merasakan gejala sama sekali, sehingga penularan bisa terjadi tanpa disadari. Bagi seorang yang menderita klamidia, tanda yang umum adalah rasa sakit pada organ genital dan keluarnya cairan dari vagina atau penis. Klamidia dapat menginfeksi serviks, anus, saluran kencing, mata, dan tenggorokan.

Penyakit ini sangat jarang menunjukkan tanda dan gejalanya pada tahap awal. Gejala yang timbul ketika penyakit ini terjadi pada wanita adalah cairan vaginan tidak seperti biasanya, terasa perih saat buang air kecil, mentruasi yang banyak, perdarahan diluar siklus haid, terasa sakit saat melakukan hubungan seksual, nyeri diperut bagian bawah. Sedangkan pada pria gejala penyakit ini adalah diujung penis keluar cairan berwarna jernih atau putih, terasa sakit pada saat buang air kecil, rasa gatal atau panas sekitar lubang penis, dan merasa sakit dan terjadi pembengkakan disekitar buah zakar.

Penyakit klamidia dapat menyebar dengan mudah melalui seks vagina, oral dan anal. Jika seorang ibu hamil sedang menderita penyakit ini, penyakit ini dapat ditularkan pada janin yang dikandungnya yang bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan atau infeksi mata serius pada janin. Untuk mencegah infeksi mata serius akibat klamidia, penolong persalinan, baik Dokter atau Bidan, biasanya akan memberikan tetes mata khusus. Selain itu, Klamidia dapat diobati dengan mudah dan tidak boleh ditolak. Jika tidak diobati, klamidia dapat memberikan kesulitan bagi perempuan untuk hamil. Jika Anda mencurigai diri sendiri atau pasangan Anda memiliki klamidia, silahkan temui dokter Anda segera!

Untuk mendiagnosis penyakit ini, Dokter mungkin akan menggunakan apusan untuk mengambil sampel dari saluran kencing pada pria atau dari leher rahim pada wanita dan kemudian mengirim spesimen ke laboratorium untuk dianalisis.

Untuk mengobati penyakit ini, dokter akan meresepkan antibiotik oral bagi Anda dan juga pasangan Anda untuk mecegah terjadinya infeksi berulang dan penyebaran lebih lanjut dari penyakit ini. Pastikan untuk menghabiskan obat yang sudah diresepkan oleh dokter, meski kondisi terasa sudah membaik. Lakukan tes kencing atau pengambilan sampel cairan alat kelamin sekali lagi setelah pengobatan selesai, hal ini untuk memastikan infeksi benar-benar telah sembuh.

Selain pengobatan dan pemeriksaan untuk mendeteksi dini penyakit, satu hal penting untuk menghindari penyakit klamidia ini adalah dengan mencegah seks bebas. Tetaplah setia pada satu pasangan Anda dan biasakan penggunaan kondom untuk mencegah penularan infeksi akibat hubungan seksual. Bila terjadi keluhan, segerlah menghubungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. (RA)

Daftar Pustaka

  1. https://hellosehat.com/penyakit/klamidiachlamydia/
  2. https://doktersehat.com/penyebab-gejala-dan-pengobatan-klamidia/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store