Mengenal Penyakit TBC Pada Anak

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

129

TBC pada anak terjadi karena anak menghirup bakteri Mycobacterium tuberculosis di udara yang dikeluarkan penderita melalui batuk/bersin. Bakteri tersebut kemudian berdiam di paru-paru dan berkembang. Anak yang menderita penyakit TBC biasanya memilki gejala seperti batuk berdahak yang berlangsung lebih dari 21 hari, batuk bercampur darah, dada terasa sakit saat bernafas atau batuk, tidak nafsu makan, berat badan menurun, demam, dan berkeringat secara berlebihan pada malam hari. Penyakit TBC harus segera ditangani dengan cepat dan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi yang jauh lebih berat. Saat anak menderita penyakit TBC, bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menyebar melalui aliran darah keseluruh bagian tubuh, sehingga dapat menyebabkan penyakit TB hati, TB tulang, TB selaput otak atau meningitis pada anak. Hal ini berkaitan dengan sistem pertahanan tubuh anak yang belum berkembang sempurna, sehingga bakteri dengan mudah menyebar kemana-mana.

Pemeriksaan lanjutan yang sering dianjurkan adalah uji tuberculin dan foto rontgen, terutama untuk kasus dimana sampel dahak sulit didapatkan karena anak-anak masih belum tahu bagaimana cara mengeluarkan dahak yang benar.

Pada tahap pengobatan TBC pada anak, dokter akan memberikan obat yang harus dikonsumsi selama 6 bulan, dan bisa ditambah lagi selama 3 bulan untuk mencegah kambuhnya penyakit. Pengobatan f ini harus dilakukan secara rutin dan tidak boleh berhenti sebelum waktu yang sudah ditentukan jika pengobatan terhenti atau tidak terlewatkan hanya 1x maka otomatis pengobatan akan dimulai dari awal lagi selain itu bakteri dapat meyerang lagi dan menjadi lebih kebal terhadap obat.

Sebelum penyakit TBC ini menyerang anak Anda, sebaiknya Anda mencegahnya terlebih dahulu. Berikut cara untuk mencegah penyakit TBC pada anak Anda:

  • Lakukan Vaksin BCG
  • Beri anak Anda makanan yang bergizi terutama protein. Anda dapat memberikan telur, sumber protein yang relatif murah, mudah didapatkan, dan dapat diolah menjadi berbagaimacam menu
  • Jaga kebersihan lingkungan tempat tinggal Memastikan tempat tinggal Anda bersih, tidak terlalu lembab, dan tidak berdebu adalah salah satunya. Apabila ada anggota keluarga yang merokok, ingatkan mereka untuk tidak merokok di dalam rumah, karena asap rokok yang dapat menurunkan sistem pertahanan tubuh anak, sehingga anak mudah sakit. Selain itu asap rokok juga dapat tertinggal dalam ruang tertutup hingga 3 jam.
  • Ventilasi rumah yang banyak. Pastikan sinar matahari dapat masuk ke dalam rumah, karena sinar matahari dapat membunuh bakteri penyebab TBC. Apabila Anda tidak bisa memiliki banyak jendela, Anda dapat mencoba mengganti beberapa bagian genting Anda dengan genting kaca, sehingga sinar matahari tetap dapat masuk ke dalam rumah.
  • Jauhkan anak Anda dari orang yang menderita penyakit TBC atau orang yang sedang batuk atau Membiasakan diri dan mengingatkan orang lain untuk menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin, atau menggunakan masker saat sakit, dapat dilakukan.

Semoga bermanfaat dan salam sehat! (RA/STE/CM)

Daftar Pustaka

  1. https://drparuparu.com/cara-mengobati-tbc-pada-anak
  2. https://penyakittbc.org/penyakit-tbc-pada-anak/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store