Mengenal Penyebab Batu Ginjal

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

74

Penyakit batu ginjal atau nefrolitiasis adalah suatu kondisi ketika material keras yang menyerupai batu terbentuk di dalam ginjal. Material tersebut berasal dari sisa zat-zat limbah di dalam darah yang disaring oleh ginjal yang kemudian mengendap dan mengkristal seiring waktu. Penyakit batu ginjal atau kencing batu ini biasanya berukuran sangat kecil atau bisa mencapai sekitar beberapa inci. Ukuran batu yang lebih besar yang mengisi saluran yang membawa kencing dari ginjal ke kandung kemih disebut batu staghorn. Penyakit ini biasanya menyerang orang yang berusia diatas 40 tahun. Diperkirakan 10 persen wanita dan 15 persen pria pernah mengalami kondisi ini selama hidup mereka.

 

Secara alami, ginjal memilkifi fungsi untuk membersihkan darah tiap hari dengan menyaring zat-zat limbah yang terdapat di dalamnya dan selanjutnya dibuang dalam bentuk kencing. Terkadang zat-zat tersebut kadarnya terlalu banyak dibanding cairan yang berfungsi sebagai pelarut sehingga tidak dapat sepenuhnya terbuang oleh tubuh dan mengendap di dalam ginjal. Faktor penyebab lainnya adalah ginjal kekurangan bahan yang berfungsi mencegah endapan kristal menggumpal membentuk batu.

 

Endapan batu di dalam ginjal bisa disebabkan oleh makanan atau masalah kesehatan lain yang mendasari. Berdasarkan bahan pembentuknya, batu ginjal dapat dibagi menjadi empat jenis utama, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu amonia (struvit), dan batu sistin.

  1. Batu Kalsium

Batu kalsium disebabkan oleh tingginya kadar kalsium di dalam kencing. Jenis batu ginjal ini merupakan yang paling umum terjadi. Tingginya kadar kalsium bisa diakibatkan karena penyakit keturunan hiperkalsiuria atau kondisi dimana kadar kalsium dalam darah melebihi normal. Akibatnya? Kalsium dalam darah disaring oleh ginjal dan dibuang dalam kencing. Tingginya kadar kalsium juga bisa disebabkan oleh kelenjar paratiroid yang terlalu aktif. Hormon yang diproduksi kelenjar paratiroid berfungsi mengatur jumlah kalsium di dalam darah.

 

  1. Batu Asam Urat

Batu asam urat dapat terbentuk pada mayoritas orang yang tidak mengkonsumsi cukup cairan atau yang kehilangan terlalu banyak cairan, orang yang sedang diet tinggi protein, dan pada penderita gout. Faktor genetik tertentu juga dapat meningkatkan resiko batu asam urat. Selain itu penyebab lain terbentuknya batu asam urat yaitu tingginya kadar asam urat di dalam kencing yang disebabkan oleh makanan berkadar purin tinggi. Contohnya makanan yang berasal dari kerang-kerangan, daging dan ikan, menjadi salah satu penyebab terjadinya batu asam urat.

 

  1. Batu ammonia (Struvit)

Batu struvite terbentuk sebagai respon terhadap infeksi, seperti infeksi saluran kencing yang sudah berlangsung lama. Batu struvite dapat berkembang dengan cepat dan menjadi cukup besar. Jenis batu ini lebih sering ditemukan pada pasien wanita dibandingkan pasien laki-laki.

 

  1. Batu Sistin

Batu sistin adalah hasil dari kelainan genetik, yang berarti masalah diturunkan dari orangtua ke anak. Batu ginjal jenis ini memiliki kasus yang sedikit. Batu ini terbentuk pada mereka yang memiliki kelainan secara turun temurun yang menyebabkan ginjal menghasilkan asam amino (cystinuria) tertentu dalam jumlah banyak.

 

Batu ginjal bukanlah penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri ataupun lingkungan yang tidak sehat, melainkan gaya dan pola hidup yang selama ini dijalani tidak sehat. Kebanyakan orang tidak memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi, bahkan mengabaikan olahraga. Padahal jika hal tersebut diperhatikan dengan baik, tentunya tidak mudah terserang penyakit.

 

Tentunya kita tahu bahwa mencegah merupakan cara terbaik daripada mengobati, maka mulailah dari sekarang lakukan perubahan gaya dan pola hidup yang sehat. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA)

 

Daftar Pustaka

https://doktersehat.com/penyakit-batu-ginjal/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store