Mengenal Penyebab Keguguran

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

52

Keguguran adalah keluarnya embrio secara spontan dari dalam kandungan sebelum usia 20 minggu kehamilan atau saat berat janin masih di bawah 500 gram. Penyebab keguguran belum diketahui kepastiannya. Tapi, para pakar memperkirakan sebagian besar kasus keguguran yang disebabkan oleh adanya ketidaknormalan pada kromosom bayi. Terutama pada trimester pertama. Kekurangan, kelebihan, atau ketidaknormalan kromosom dapat mengakibatkan janin tidak bisa berkembang dengan semestinya. Bila kualitas janinnya saja sudah tidak baik, maka hal ini tentu tidak bisa diperbaiki dengan cara apapun, walapun Anda mengonsumsi obat penguat kandungan atau anjuran istirahat total sekalipun tidak bisa mencegah keguguran bila masalahnya berasal dari janin itu sendiri.

Selain kelainan pada janin, usia ibu juga mempengaruhi risiko keguguran saat hamil. Usia ibu yang terlalu muda dan terlalu tua adalah dua penyebab keguguran yang cukup sering, terutama ibu yang mengalami kehamilan di atas usia 40 tahun. Hal ini disebabkan karena kualitas sel telur pada ibu yang berusia lanjut sudah tidak terlalu bagus. Selain itu, dinding rahim pada ibu yang terlalu muda ataupun terlalu tua lebih rentan daripada dinding rahim ibu dengan usia produktif, sehingga peluruhan sewaktu-waktu dari dinding rahim selama masa kehamilan dapat terjadi. Akibatnya, ibu hamil yang berusia terlalu muda ataupun terlalu tua sangat rentan mengalami keguguran, bahkan peluangnya bisa mencapai 70 persen.

Penyebab keguguran lainnya yaitu penyakit jangka panjang (kronis), misalnya darah tinggi yang parah, gangguan ginjal, lupus atau penyakit sistem pertahanan tubuh lainnya, dan kencing manis yang tidak terkendali, Pengaruh masalah kesehatan sang ibu, misalnya karena ada masalah pada tali pusat, memiliki struktur rahim yang tidak normal, leher rahim yang lemah, atau menderita sindrom ovarium polikistik.

Selain itu, pengaruh infeksi tertentu, seperti malaria, toksoplasmosis, rubela, sitomegalovirus, chlamydia , gonore, atau sifilis juga dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Beberapa penyakit infeksi ini sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan imunisasi sebelum menikah atau sebelum merencanakan kehamilan.

Penyebab lainnya adalah konsumsi obat-obatan yang berefek samping buruk pada janin. Misalnya retinoid, misoprostol, dan obat antiinflamasi nonsteroid yang dapat menyebabkan kecacatan hingga keguguran. Merokok selama hamil, mengonsumsi minuman keras, menggunakan obat-obatan terlarang, serta konsumsi kafein yang berlebihan juga dapat menyebabkan keguguran.

Agar janin selalu sehat dan terhindar dari keguguran, sebaiknya ibu selalu memperhatikan asupan nutrisi yang baik lewat makanan bergizi seimbang dan selalu mengontrol kehamilan ke dokter atau bidan terampil. Selain itu disarankan agar ibu untuk menjauhi kebiasaan-kebiasaan yang dapat membahayakan keselamatan janin. Persiapkan kehamilan dan kelahiran Anda dengan baik agar kesehatan Ibu dan calon bayi Anda dapat terjaga. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE)

Daftar Pustaka

https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/berbagai-penyebab-keguguran/

https://www.alodokter.com/keguguran


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store