Mengenal Radiologi

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

95

Apa itu Radiologi? Radiologi adalah ilmu kedokteran yang menggunakan radiasi untuk menegakkan dan mengobati penyakit. Untuk tujuan menegakkan suatu penyakit, radiologi menggunakan suatu sumber energi untuk menembus lapisan tubuh yang energinya ditangkap dalam cetakan khusus. Penangkapan energi yang berbeda saat menembus kulit, lemak, ataupun tulang dapat membentuk gambar-gambar tertentu dan dicetak untuk dianalisis oleh dokter. Dengan demikian, radiasi membantu dokter agar dapat melihat bagian dalam tubuh tanpa prosedur invasif.

Tes radiologi antara lain adalah:

  • Rontgen atau radiografiRontgen akan menghasilkan gambaran jaringan padat tubuh dengan hasil yang hitam putih. Uji pencitraan ini paling sering digunakan karena kecepatan, kemudahan, dan biaya yang lebih terjangkau.
  • Magnetic resonance imaging (MRI) – Tes ini dapat mengambil gambar dari banyak bagian tubuh, dan sangat baik dalam menunjukkan jaringan lunak tubuh. Tes ini menggunakan energi magnet sehingga memiliki radiasi yang minimal. Tes ini sangat baik digunakan untuk memeriksa jaringan lunak tubuh.
  • Fluoroskopi – Tes untuk menampilkan gambar sinar-X yang bergerak pada layar. Biasanya tes ini menggunakan zat pewarna khusus yang diserap oleh organ-organ tertentu, sehingga bisa terlihat jelas pada layar.
  • Computed tomography (CT) scan – Tes ini menghasilkan gambar 3D dari bagian dalam tubuh. Pertama, alat akan mengambil gambar 2D dari berbagai sudut. Lalu, gambar-gambar tersebut disatukan menjadi gambar 3D. CT dapat digunakan untuk melihat jaringan lunak maupun jaringan keras seperti tulang.
  • Positron emission tomography (PET) scan – Tes ini dapat menghasilkan gambar dari berbagai permukaan. Pasien akan disuntik dengan senyawa biologis aktif yang radioaktif. Akibatnya, tubuh pasien memancarkan energi radiasi. Meski demikian, energi ini digunakan untuk menghasilkan gambar tubuh hingga mengetahui dengan detail komposisi tubuh seseorang.

Untuk pengobatan, radiasi digunakan sebagai panduan visual saat prosedur invasif minimal. Sebagai alternatif dari bedah terbuka, prosedur ini mengurangi resiko perdarahan, infeksi, dan bekas luka. Waktu pemulihan pun lebih singkat.

Selain untuk panduan visual, radiologi juga digunakan untuk pengobatan yang disebut sebagai radiologi intervensi. Prosedur ini dapat mengobati berbagai penyakit. Salah satu contohnya adalah pengobatan radiologi untuk penderita kanker. Pada prosedur pengobatan kanker, sinar radiasi dipancarkan pada titik-titik tubuh tertentu, sehingga radiasi tersebut menghancurkan sel kanker yang diincar.

Radiologi juga digunakan pada prosedur kesehatan nuklir. Pada prosedur ini, obat-obatan akan dilekatkan ke radioisotop, atau bahan radioaktif bernama tracer sebagai pemandu arah. Hasilnya adalah obat radiofarmaka. Obat ini dapat diminum, dihirup, atau diberikan melalui infus. Obat ini lebih efektif karena obat ini hanya akan menuju dan bekerja pada bagian tubuh tertentu sesuai dengan tracer yang dipasang. (SY/STE)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store