MENGENAL RADIOTERAPI

39

Radioterapi atau disebut juga terapi radiasi adalah terapi yang menggunakan radiasi yang bersumber dari energi radioaktif. Radioterapi atau terapi radiasi ini merupakan prosedur medis yang digunakan untuk menangani penyakit kanker.Untuk meningkatkan efektivitas pengobatan kanker, radioterapi sering digunakan bersamaan dengan metode lain, misalnya metode kemoterapi atau operasi pengangkatan tumor. Radioterapi diterapkan dengan sangat hati-hati untuk meminimalisir efek samping pada pasien.

Jenis Pengobatan Radioterapi

Secara umum ada dua jenis radioterapi yang digunakan untuk pengobatan kanker, yaitu:

  • Radioterapi eksternal. Radioterapi eksternal adalah tipe yang paling umum dari radioterapi. Sebuah mesin akan memancarkan radiasi, biasanya X-ray intensitas tinggi. Radiasi akan diarahkan pada bagian tubuh yang terkena kanker. Tiap sesi biasanya membutuhkan waktu sekitar 10-30 menit.
  • Radioterapi internal. Ada dua cara radioterapi internal yang umumnya dilakukan, yaitu :
    • Implan, umumnya implan akan ditempatkan pada bagian tubuh yang terkena kanker atau di dekatnya. Ukuran dan bentuk implan sangat beragam dengan materi radioaktif yang berbeda-beda. Terutama digunakan untuk kanker pada rahim, rektum, serviks, prostat, mulut dan leher.
    • Cairan, dilakukan dengan cara meminum cairan yang mengandung iodin radioaktif. Misalnya untuk pengobatan kanker tiroid. Kandungan iodin radioaktif akan diserap oleh aliran darah, kemudian diserap oleh sel-sel tiroid.

Selain itu, terdapat beberapa metode baru radioterapi yang digunakan untuk memerangi sel kanker.

  • Radioterapi yang dipandu pencitraan atau Image-Guided Radio Therapy (IGRT), yang memungkinkan radiasi lebih akurat mengarah pada sel kanker.
  • Radioterapi dengan intensitas termodulasi atau Intensity Modulated Radiation Therapy (IMRT) yang terutama berguna untuk pengobatan kanker pada bagian kepala dan leher.
  • Stereotactic radiotherapy (SRT) yang dapat digunakan dengan mengarahkan pada kanker yang berukuran kecil.
  • Terapi sinar proton atau proton beam therapy yang juga dapat meminimalisasi jaringan sehat untuk terkena radiasi berkat akurasi yang tinggi terhadap kanker saja.

Indikasi Radioterapi

Dokter akan mempertimbangkan tindakan radioterapi dengan tujuan seperti berikut ini:

  • Menjadi prosedur tunggal untuk mengobati penyakit kanker.
  • Mengobati kanker yang dikombinasikan dengan pengobatan lainnya.
  • Mengurangi atau memperkecil ukuran tumor sebelum dilakukan operasi.
  • Meringankan gejala-gejala pada kondisi kanker stadium lanjut.
  • Membunuh dan membersihkan sel-sel kanker agar tidak kembali setelah operasi.

Setelah proses perencanaan yang matang, tim radioterapi akan memutuskan jenis radiasi dan dosis yang akan pasien terima berdasarkan jenis dan stadium kanker, kesehatan pasien secara menyeluruh, dan alasan dilakukannya radioterapi. Fokus dan dosis radioterapi yang tepat penting untuk memaksimalisasi efek radiasi dalam menghancurkan sel-sel kanker sekaligus meminimalisasi efek-efek yang dapat merugikan. (PK)

Referensi:

  • NHS Choices UK. Radiotherapy. 
  • NIH National Cancer Institute. Radiation therapy for cancer. 2014
  • Mayo Clinic. Tests & Procedures. Radiation therapy. 2017