Mengenal Rinitis Alergi

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

718

Sering bersin, hidung tersumbat, dan gatal? Biasanya kita menganggapnya sebagai penyakit flu biasa, padahal mungkin saja anda mengidap rhinitis alergi.

Apa itu rhinitis alergi? Rinitis alergi adalah peradangan pada mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi tubuh terhadap zat dari luar tubuh. Untuk mengetahui apakah kita mengidap rhinitis alergi, kita harus mengetahui gejala-gejalanya. Rinitis alergi ditandai dengan tiga gejala utama yaitu beringus, bersin-bersin dan hidung tersumbat, selain itu dapat disertai oleh gejala lainnya seperti rasa gatal pada hidung dan mata, rasa tersumbat pada telinga, rasa gatal pada langit-langit mulut dan tenggorokan. Pada keadaan yang berat dapat terjadi serangan asma (sesak napas).

Rinitis alergi dapat terjadi musiman dan ada pula yang terjadi sepanjang tahun (perennial). Gejala keduanya hampir sama, hanya berbeda dalam sifat berlangsungnya. Pada rhinitis dengan gejala ringan, penderitanya dapat tidur dengan normal, aktivitas sehari-hari tidak terganggu. Sedangkan pada rhinitis dengan gejala berat, ditemukan penderita tidur terganggu, aktivitas sehari-hari, saat olah raga dan saat santai terganggu. 

Zat apa saja yang bisa memicu terjadinya rhinitis alergi?

  • Debu rumah.

Tanpa kita sadari debu dalam rumah kita mengandung partikel-partikel yang dapat menyebabkan alergi, misalnya: kapas, serpihan kulit manusia, dan lain-lain. Debu rumah biasanya ditemukan pada seprei, karpet, dan sarung furniture.

Hewan ini hidup pada suhu 21 – 26°C, namun tidak ditemukan pada ketinggian lebih dari 5000 kaki.

  • Serpihan kulit binatang, misalnya anjing dan kucing.
  • Alergi terhadap kecoa biasanya berhubungan dengan asma pada anak-anak.
  • Serbuk sari tanaman yang dapat diterbangkan oleh angin.
  • Iklim, udara yang lembab, perubahan suhu, angin.
  • Wanita yang mempunyai bakat alergi dapat menderita rhinitis alergi pada saat hamil atau karena mengkonsumsi pil KB.
  • Psikis, emosi, tegang.
  • Infeksi
  • Asap rokok dan bahan polusi lainnya.
  • Kecenderungan untuk menjadi alergi biasanya diturunkan dari riwayat penyakit di keluarga.

Satu-satunya cara jitu untuk menghilangkan gejala akibat penyakit ini adalah dengan menghindari faktor pemicu alergi. Upaya lain yang dapat kita lakukan misalnya: rutin membersihkan rumah dari debu dan kotoran atau memakai masker untuk mencegah partikel masuk dalam saluran nafas kita. Beberapa obat juga dapat membantu meringankan gejala yang timbul, biasanya dokter akan meresepkan dekongestan, antihistamin, dan kortikosteroid untuk meredakan gejala alerginya.

Berolahragalah secara rutin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dengan demikian tubuh juga akan berupaya melawan penyakit ini. Have a good day! (EDA/CM)

Sumber :

  1. Surjanto E, Purnomo J. Mekanisme seluler dalam pathogenesis asma dan rhinitis. Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi FK UNS/SMF Paru RSUD Dr. Moewardi Surakarta
  2. Huriyati E, Hafiz A. Diagnosis dan penatalaksanaan rhinitis alergi yang disertai asma bronchial. Bagian THT KL Fakultas Kedokteran Universitas Andalas – RSUP Dr.M Djamil Padang.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store