Mengenal Siklus Menstruasi

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

384

“Wah perasaan belum sebulan kok udah dapet lagi ya?”

Pernah mengalami keadaan seperti di atas? Bingung dengan periode datang bulan anda yang tidak beraturan atau susah ditebak? Proses menstruasi mempunyai sebuah siklus, dimana selama siklus tersebut terjadi beberapa fase perubahan dalam tubuh seorang wanita, khususnya pada bagian organ reproduksi. Rahim seorang wanita memiliki dinding yang melapisi bagian dalamnya yang disebut endometrium, dinding Rahim ini akan meluruh jika tidak terjadi pembuahan sel telur.

Siklus menstruasi pada tiap wanita berbeda-beda, biasanya antara 23-35 hari, namun rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari. Awal siklus menstruasi dihitung sejak terjadinya perdarahan pada hari – 1 dan berakhir tepat sebelum siklus menstruasi berikutnya. Jadi cara menghitung siklus menstruasi adalah dengan menghitung mulai dari hari pertama menstruasi (hari peetama  perdarahan dimulai) yang kemudian dihitung sampai dengan hari terkahir (1 hari sebelum perdarahan menstruasi bulan berikutnya). Ingat, siklus menstruasi bervariasi. Sekitar 90% wanita memiliki siklus 25-35 hari, 10-15% memiliki panjang siklus tepat 28 hari, dan beberapa memilki siklus yang tidak teratur.

Apa yang terjadi pada wanita selama siklus menstruasi?

  1. Empat Minggu Sebelum Mestruasi

Satu bulan sebelum menstruasi kelenjar di otak yang disebut kelenjar Pituitari akan melepaskan dua buah hormone (FSH dan LH) ke dalam aliran darah. Kedua hormone ini dilepas sebagai isyarat bagi indung telur (ovarium) untuk melepaskan sel telur (wanita akan melepaskan sebuah sel telur setiap bulan).  Indung telur akan melepaskan sel telur tersebut ke dalam Rahim, proses sampainya sel telur ke dalam Rahim memakan waktu beberapa hari.

  1. Dua Minggu Sebelum Menstruasi

Pada saat ini sel telur telah mencapai Rahim. Rahim akan mulai membangun jaringan dan meningkatkan asupan darah, indung telur akan melepaskan hormon Progesteron. Dilepasnya Progesteron akan membuat suhu tubuh wanita biasanya meningkat beberapa derajat, payudara juga tampak lebih besar dan sakit bila disentuh.

Progesteron bekerja bersama estrogen dalam menyiapkan rahim. Selama masa penyiapan rahim, usus berada dalam kondisi rileks. Hal ini mengakibatkan produksi gas meningkat hingga perut terasa seperti kembung. Perubahan ini juga memicu keinginan wanita untuk terus makan.

Pada masa ini pula sel telur siap dibuahi oleh sel sperma, dan disebut sebagai masa subur.

  1. Saat Menstruasi Tiba

Ketika sel telur tidak dibuahi, maka produksi progesterone dan estrogen akan menurun. Pada saat bersamaan, Prostaglandin akan mulai dilepaskan. Prostaglandin ini membantu pelepasan jaringan dan darah ekstra yang menumpuk dalam rahim dengan cara memicu kontraksi otot rahim, maka terjadi perdarahan (menstruasi). Pada saat ini biasanya wanita mengeluh sakit pada perut bagian bawah karena adanya kontraksi Rahim.

  1. Saat Menstruasi Berakhir

Ketika periode menstruasi berakhir, maka bisa dikatakan semua yang disebabkan oleh pelepasan  hormon-hormon di atas juga berakhir. Pada saat ini indung telur akan mulai melepaskan lagi sel telurnya, dan persiapan untuk memulai sebuah siklus yang baru.

Nah, kini Anda sudah bisa menghitung siklus menstruasi sendiri, kan? Jika anda ternyata anda mengalami siklus yang tidak teratur atau tidak mengalami menstruasi selama 3 bulan berturut-turut segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. (EDA/CM)

Sumber :

  1. Noya A. Memahami Fase-Fase Dalam Siklus Mesntruasi. https://alodokter.com/yang-terjadi-selama-siklus-menstruasi
  2. Widiyani R. Apa Yang Terjadi Saat Wanita Menstruasi? https://lifestyle.kompas.com/read/2013/12/10/0832559/Apa.yang.Terjadi.Saat.Wanita.Menstruasi.
  3. Rosmiati E. Daur Menstruasi. https://kamriantiramli.wordpress.com/tag/siklus-menstruasi/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store