Mengenal Tokophobia

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

60

Proses persalinan dan kehamilan pada seorang wanita biasanya dianggap sebagai momen yang membahagiakan dan dinanti-nantikan. Begitu istimewanya momen tersebut sehingga seluruh keluarga bahkan dapat ikut serta menyambut proses kelahiran anak dari seorang ibu. Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua proses persalinan dan kehamilan itu dianggap sebagai momen membahagiakan? Ya, beberapa orang bahkan merasa takut berlebihan atau phobia terhadap proses kehamilan dan persalinan atau yang dikenal sebagai tokophobia. Bagaimanakah tokophobia itu? Simak artikel berikut ini!

Tokophobia merupakan suatu kondisi dimana seorang wanita yang memiliki ketakutan yang berlebihan pada kehamilan dan juga proses persalinan, sehingga wanita tersebut memilih untuk tidak memiliki anak dan juga memilih untuk menunda berkeluarga. Pada tingkat yang parah, banyak wanita yang memutuskan untuk tidak hamil meskipun mereka sangat ingin punya anak. Solusinya, mereka memilih untuk mengadopsi anak.

Orang yang menderita tokophobia, umumnya merasa takut dengan hal-hal yang berhungan dengan kehamilan dan persalinan seperti merasa takut tidak mampu menahan rasa sakit saat melahirkan, merasa takut dengan proses pemulihan yang panjang setelah operasi cesar, merasa takut dengan keadaan tubuhnya tak seindah sebelum melahirkan, sampai-sampai takut akan kematian saat melahirkan.

Hal tersebut disebabkan karena seorang wanita sebelumnya sudah mendengar tentang cerita negative tentang trauma persalinan. Sehingga cerita tersebut memicu kekhawatiran berlebih sehingga dapat menimbulkan phobia. Penyakit ini selain dialami oleh wanita belum menikah atau belum pernah hamil, ternyata penyakit ini juga dapat terjadi pada ibu yang sudah pernah mengalami persalinan. Hal ini disebabkan oleh karena adanya kejadian buruk yang mereka alami saat hamil dan persalinan seperti keguguran, pelecehan seksual, atau melahirkan janin yang kondisinya sudah meninggal.

Bagi Anda yang sedang mengalami masalah ini, salah satu cara untuk mengatasi masalah ini adalah terbuka dengan pasangan Anda. Jangan ragu jika Anda hendak berkonsultasi dengan dokter, karena dengan bersikap terbuka terhadap dokter Anda, dokter dapat lebih mudah mencarikan jalan keluar yang sedang Anda alami.

Dokter biasanya akan merekomendasikan teknik relaksasi seperti hypnobirthing. Metode ini dipercaya dapat mengurangi rasa takut dan memunculkan ketenangan. Beberapa obat-obatan untuk stabilisasi mood Anda mungkin akan diresepkan oleh dokter Anda untuk membantu Anda mengatur mood dan ketakutan Anda. Untuk wanita yang pernah melahirkan dan mengalami trauma, disarankan untuk melakukan konseling dengan psikolog yang profesional atau dokter spesialis kesehatan jiwa sehingga rasa trauma yang diderita dapat disembuhkan.

Namun, bukan berarti wanita yang mengalami tokophobia akan menjadi ibu yang buruk. Beberapa wanita dengan tokophobia memiliki anak dengan tumbuh kembang yang baik saat usia balita dan anak-anak. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE)

Daftar Pustaka

https://doktersehat.com/tokophobia/

http://theconversation.com/ketakutan-hamil-dan-melahirkan-Anda-mungkin-mengidap-tokofobia-94440


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store