Menghindari Traveler’s Diarrhea Agar Nyaman Berwisata

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

283

Traveles’s diarrhea atau “diare wisatawan” adalah sindrom yang terkait dengan makanan atau air terkontaminasi yang terjadi selama dan sesaat setelah bepergian.

Penyakit sering terjadi ketika sesorang bepergian ke tempat dengan standar sanitasi yang lebih rendah dari tempat tinggalnya.

Diare dapat disertai mual, muntah, kram perut dan demam. Diare sering dianggap sepele, padahal bisa saja berdampak fatal jika penderitanya mengalami dehidrasi akibat kehilangan banyak cairan tubuh. Bakteri adalah penyebab utamanya, meskipun virus dan parasit juga dapat menyebabkan penyakit ini timbul.

Makanan apa saja yang sebaiknya dihindari?

  1. Gorengan
  • Makanan yang digoreng memiliki kandungan lemak tinggi. Makanan dengan kandungan lemak tinggi merupakan salah satu pemicu diare, termasuk makanan yang dikonsumsi bersama krim dan mentega.
  • Daging berlemak juga merupakan makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat diare. Lebih baik pilih makanan yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar saja selama sedang diare.
  1. Jeruk

Buah jeruk merupakan salah satu buah yang kaya serat, sehingga tidak cocok dikonsumsi jika sedang diare. Selain itu jeruk juga bisa menimbulkan sakit perut atau mual pada sebagian orang yang terkena gangguan pencernaan.

  1. Makanan pedas

Makanan yang pedas kaya akan “cabai”. Cabai mengandung capsaicin yang dapat memicu rasa panas dalam perut sehingga menimbulkan rasa mulas.

  1. Pemanis Buatan

Pada beberapa orang, pemanis buatan seperti sorbitol, manitol dan xylitol dapat memiliki efek laksatif bagi pencernaan, yaitu menyebabkan sensasi ingin buang air besar.

Bagaimana mengatasinya?

Sebenarnya sebagian besar diare dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari. Hal yang penting diperhatikan, khususnya pada anak-anak, adalah mencegah dehidrasi. Air atau larutan garam dapat digunakan untuk mencegah dehidrasi. Antibiotik dapat dipertimbangkan bila diare berat dan menetap lebih dari 3 hari.

Intiinya jika kita sedang berwisata, bijaklah dalam memilih makanan. Jangan mencoba makanan yang tidak familiar atau sebelumnya belum pernah dimakan, sediakan obat-obatan pencegah diare, dan berkonsultasilah pada dokter apabila mengalami diare pada saat berwisata. (EDA/CM)

Sumber :

  1. Suastika K. Kesehatan Wisata. Jurnal Kesehatan Populasi Khusus.
  2. Jonnie Y. 2005. Traveler’s diarrhea. American Family Physician Volume 71 Number 11.
  3. Mencret-mencret saat traveling? Hindari tujuh makanan ini biar tak makin parah. https://tribunnews.com/travel/2015/11/17/mencret-mencret-saat-traveling-hindari-tujuh-makanan-ini-biar-tak-makin-parah?page=3

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store