Mengobati Suara Serak Tanpa Resep Dokter

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

226

Suara serak atau parau banyak dialami terutama jika kondisi tubuh sedang tidak fit. Suara serak biasanya ditandai dengan kondisi suara yang terdengar kasar atau pecah, perubahan nada atau volume suara, dan kesulitan untuk mengeluarkan suara ketika hendak berbicara. Saat sedang serak, tenggorokan juga mungkin terasa sakit, perih seperti terbakar, atau gatal. Suara serak bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi, yaitu radang tenggorokan akut (radang pita suara) yang paling sering ditimbulkan oleh infeksi saluran pernapasan bagian atas (biasanya virus), atau karena terlalu sering menggunakan suara seperti berteriak-teriak atau bernyanyi. Pada umumnya suara serak disebabkan oleh iritasi atau cedera pada pita suara. Pada anak dengan pembengkakan pada pita suara dapat terjadi penyumbatan jalan nafas yang sangat berbahaya. Sehingga jika hal ini terjadi pada anak, sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Pengobatan untuk suara yang serak umumnya dilakukan tergantung pada penyebabnya. Karena itu, penting untuk memeriksakan diri ke dokter dan mendapatkan diagnosis yang tepat. Apalagi jika keluhan sudah lama, dan suara tidak kunjung pulih seperti semula. Berikut adalah langkah pengobatan mandiri yang bisa Anda lakukan jika suara tiba-tiba menjadi serak.

  1. Istirahatkan pita suara 2-3 hari untuk menghindari iritasi lebih lanjut atau cedera pada pita suara. Pada banyak kasus kondisi ini bisa sembuh dengan sendirinya.
  2. Disarankan untuk berhenti merokok untuk orang-orang yang merokok.
  3. Pengobatan dengan menghirup uap juga bisa membantu agar suara normal kembali. Untuk melakukannya, cukup siapkan air panas dalam mangkok atau baskom besar. Kemudian, posisikan kepala di atas baskom tersebut dan hirup uapnya yang hangat. Anda bisa menutupi kepala dengan handuk atau kain yang cukup tebal agar uapnya tidak cepat terlepas ke udara.
  4. Jauhi faktor-faktor pemicu alergi jika ada, seperti debu, asap, atau udara dingin.
  5. Perbanyak minum air putih, usahakan minimal sebanyak 8-10 gelas sehari atau dua liter sehari
  6. Perbanyak konsumsi buah dan sayur, bila perlu konsumsi vitamin C dosis tinggi.
  7. Jika suara serak timbul akibat refluks asam lambung, biasanya terjadi pada penderita GERD, maka pengobatan terbaik adalah dengan menjaga pola makan dan menghindari konsumsi makanan pedas, asam, serta minuman yang mengandung kafein atau alkohol.

Nah, mencegah tentunya lebih baik daripada mengobati. Jika Anda sering mengalami keluhan ini, maka Anda dapat memperhatikan beberapa hal di bawah ini sebagai langkah preventifnya:

  1. Hindari merokok dan paparan asap rokok karena rokok akan membuat tenggorokan kering dan mengakibatkan iritasi pada pita suara.
  2. Minum banyak air karena cairan akan membantu menjaga agar lendir yang terdapat pada tenggorokan tidak terlalu banyak dan mudah untuk dibersihkan,
  3. Batasi konsumsi kafein dan hindari minuman beralkohol untuk mencegah tenggorokan kering.
  4. Jangan berdehem untuk membersihkan tenggorokan karena berdehem akan meningkatkan pembengkakan dan akan menyebabkan tenggorokan memproduksi lebih banyak lendi Konsultasikan segera ke dokter, jika keluhan belum membaik. (SA/CM)

Daftar Pustaka

Benovetz,JD, Gangguan Laring Jinak, Dalam : Adam, Boies, Higler, Editor. BOIES. Buku Ajar Penyakit THT, Edisi 3, Jakarta ; EGC, 2007, Hal 378-396


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store