Menonton TV Yang Baik Membentuk Perilaku Yang Lebih Baik

123

Menurut sebuah penelitian menonton televisi dapat mempengaruhi perilaku seseorang. Sehingga sangat penting untuk Anda sebagai orangtua memperhatikan tontonan yang di lihat oleh anak Anda.

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan di Pediatrics Journal mengungkapkan bahwa anak-anak prasekolah menghabiskan waktu lebih sedikit untuk menonton program acara yang menampilkan kekerasan apabila anak didukung untuk menonton tontonan pendidikan yang mendidik dan bermutu.  Ada sekitar 820 keluarga yang terdaftar dalam penelitian tersebut dan tidak ada perbedaan waktu dalam menonton televisi.

Dr Dimitri Christakis dari Seattle Children Research Institute dan rekan-rekannya  mengatakan, “Kami menunjukkan bahwa mengubah kebiasaan menonton anak-anak usia prasekolah dapat secara signifikan meningkatkan kompetensi sosial dan emosional mereka secara keseluruhan dan bahwa anak yang berasal dari orang tua yang berpenghasilan rendah menerima manfaat terbesar”.

Dia menambahkan, “Meskipun televisi sering dikaitkan sebagai penyebab dari banyak masalah pada anak-anak, namun berdasarkan penelitian kami menunjukkan bahwa menonton televisi juga dapat menjadi sebuah solusi.”

Orang tua harus memperhatikan kode dari sebuah program televisi untuk menentukan konten acara, apakah ada kekerasan, tontonan yang serampangan.

Ditemukan bahwa anak-anak yang diperhatikan pola tontonannya menunjukkan perilaku kurang agresif dan perilaku yang lebih positif berbeda dengan kelompok yang tidak terkontrol tontonannya. Efek ini dapat berubah dalam 12 bulan.

The American Academy of Pediatrics menyarankan untuk para orang tua mengijinkan anak-anak mereka untuk menonton televisi hanya sekitar dua sampai tiga jam dalam sehari.  Menurut Dr Claire McCarthy, seorang dokter anak di Rumah Sakit Anak Boston, sangat penting untuk mendidik orang tua dan anak-anak tentang efek buruk akibat menonton program agresif dan kekerasan. Hal ini akan berdampak pada perilaku anak.

Dr Robert Hancox dari Universitas Otago dan rekan-rekannya mengatakan, “Berdasarkan pengetahuan kami, ini adalah penelitian pertama yang menunjukkan hubungan jangka panjang antara menonton televisi dan berbagai perilaku antisosial.”

Sumber: medindia