Menyusun Menu Makanan Sehat

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

102

Menu makanan sehat yang mencakup gizi seimbang adalah hal yang sangat penting untuk mempertahankan kesehatan tubuh dan membantu kita agar senantiasa dalam kondisi prima. Dalam menyusun menu makanan yang sehat dan bergizi, hendaknya kita menyertakan bahan makanan yang bervariasi dan dalam proporsi yang tepat. Selain baik bagi kesehatan dan kebugaran tubuh, menu makanan yang bervariasi dan dalam takaran yang tepat akan membantu kita untuk mempertahankan berat badan yang ideal. Menu makanan yang mencakup gizi seimbang akan memberikan cukup nutrisi bagi tubuh untuk menjalankan fungsinya.

Untuk mewujudkan menu makanan yang ideal tersebut, ada beberapa jenis bahan makanan yang tak boleh ketinggalan seperti buah dan sayuran segar, gandum utuh, dan kacang-kacangan. Sumber protein yang sehat seperti daging tanpa lemak, telur, ikan, dan susu pun harus dimasukkan untuk menambah variasi dan kualitas zat gizi dari makanan yang disajikan.

  1. Gunakan berbagai jenis makanan dari aneka kelompok makanan utama.Menu makanan yang sehat dan seimbang harus meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, gandum utuh, produk olahan susu rendah lemak, dan protein rendah lemak (seperti kacang-kacangan dan biji-bijian).[1] Sebagian besar makanan yang Anda santap setiap hari harus masuk dalam salah satu kategori di bawah ini:
  • Pastikan makanan berbasis tumbuhan seperti gandum utuh, sayur-sayuran, dan buah-buahan selalu mendominasi piring saji Anda.[2]
  • Setelah memenuhi sebagian besar piring dengan makanan berbasis tumbuhan, tambahkan protein dan produk olahan susu rendah lemak dalam porsi yang wajar.
  1. Gunakan bahan dengan rasa dan tekstur yang bervariasi. Ingat, kadar kalori, nutrisi, dan serat pada jenis makanan dalam kelompok yang sama dapat benar-benar berbeda. Oleh karena itu, kadar nutrisi pada makanan yang Anda sajikan sangatlah bergantung pada keberagaman bahan makanan yang Anda gunakan.
  • Padukan bahan makanan dengan warna, bentuk, rasa, dan tekstur yang berbeda.
  • Keberagaman pilihan Anda juga akan membuat masakan terlihat lebih menggiurkan dan menarik di mata konsumen.
  1. Tentukan porsi sajian yang tepat. Hati-hati, manusia cenderung makan terlalu banyak jika dihadapkan dengan porsi sajian yang besar.[4] Amati informasi sajian yang tertera dalam kemasan bahan masakan dan ikuti instruksinya. Jika Anda tidak berencana membuat makanan dalam jumlah besar, selalu ikuti instruksi porsi sajian yang tertera.
  • Satu porsi daging sapi atau ikan setara dengan 85 gram.[5]
  • Satu porsi olahan susu setara dengan 250 ml. atau gram produk olahan susu.
  • Satu porsi sayur setara dengan 150 gram sayuran mentah dan 90 gram sayuran matang.
  • Satu porsi gandum utuh setara dengan 1 lembar roti, 90 gram serealia kering, serta 90 gram nasi, serealia matang, dan pasta matang.
  • Satu porsi buah-buahan setara dengan satu buah segar sebesar bola bisbol dan 40 gram buah kering.
  1. Tentukan porsi sajian yang tepat. Hati-hati, manusia cenderung makan terlalu banyak jika dihadapkan dengan porsi sajian yang besar.[4] Amati informasi sajian yang tertera dalam kemasan bahan masakan dan ikuti instruksinya. Jika Anda tidak berencana membuat makanan dalam jumlah besar, selalu ikuti instruksi porsi sajian yang tertera.
  • Satu porsi daging sapi atau ikan setara dengan 85 gram.[5]
  • Satu porsi olahan susu setara dengan 250 ml. atau gram produk olahan susu.
  • Satu porsi sayur setara dengan 150 gram sayuran mentah dan 90 gram sayuran matang.
  • Satu porsi gandum utuh setara dengan 1 lembar roti, 90 gram serealia kering, serta 90 gram nasi, serealia matang, dan pasta matang.
  • Satu porsi buah-buahan setara dengan satu buah segar sebesar bola bisbol dan 40 gram buah kering.
  1. Penuhi kebutuhan nutrisi konsumen dalam kelompok usia yang berbeda. Remaja dan orang berusia di atas 50 tahun membutuhkan banyak asupan kalsium dalam makanannya. Sementara itu, anak-anak, remaja perempuan yang sedang mengalami pubertas, dan wanita dewasa yang sedang hamil membutuhkan banyak asupan zat besi yang bisa didapatkan dari daging rendah lemak dan serealia (dengan menambahkan nutrisi lainnya).[7]
  • Wanita yang sedang berusaha untuk hamil membutuhkan banyak asupan asam folat.
  • Orang lanjut usia membutuhkan banyak asupan vitamin D (EDA)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store