MIOMA UTERI

39

Definisi

Mioma uteri dikenal juga dengan sebutan fibrimioma, fibroid ataupun leiomyoma, merupakan tumor jinak yang berasal dari otot rahim dan jaringan ikat di rahim.

Faktor Penyebab

Faktor faktor penyebab mioma uteri belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa teori yang menjelaskan faktor penyebab terjadinya mioma uteri seperti stimulasi esterogen, umur, jumlah kehamilan, dan usia menstruasi dini.

Mioma uteri lebih sering muncul pada wanita dengan berat badan berlebih atau yang mengalami obesitas. Dengan meningkatnya berat tubuh, hormon estrogen di dalam tubuh juga akan meningkat. Selain itu, faktor keturunan juga berperan dalam kasus mioma uteri. Wanita dengan ibu dan saudara perempuan yang pernah mendapatkan mioma akan cenderung memiliki mioma.

Apa saja tanda dan gejala mioma uteri

Gejala mioma uteri dapat ditandai dengan kondisi berikut:

  • Perdarahan menstruasi yang berat
  • Periode menstruasi yang berlangsung lebih dari seminggu
  • Tekanan panggul atau nyeri
  • Sering buang air kecil
  • Kesulitan mengosongkan kandung kemih
  • Sembelit
  • Sakit punggung atau nyeri kaki

Pemeriksaan apa saja yang dapat dilakukan untuk mioma uteri?

Untuk memeriksa keberadaan kondisi kesehatan ini, dokter akan melakukan anamnesis dan pemeriksaan panggul. Diagnosis akan semakin jelas bila pada pemeriksaan teraba permukaan uterus yang berbenjol akibat penonjolan massa maupun adanya pembesaran uterus. Pemeriksaan penunjang untuk mendeteksi mioma uteri juga dapat dibantu dengen pemeriksaan USG dan MRI (magnetic resonance imaging).

Tatalaksana mioma uteri

Secara umum terapi mioma uteri dibagi atas dua metode yaitu terapi hormonal dan pembedahan. Mioma yang tidak menunjukkan gejala tertentu, biasanya tidak memerlukan pengobatan khusus, karena semua perempuan sangat mungkin untuk memiliki mioma akibat paparan estrogen. Biasanya setelah masa menopause, mioma jenis ini akan menyusut atau bahkan menghilang sendiri tanpa perlu menjalani pengobatan.

Namun, bila Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala yang mengarah pada gejala mioma, ada baiknya untuk memeriksakan diri kepada dokter spesialis kandungan (Sp.OG) atau lakukan konsultasi awal melalui PakDok untuk memastikan kondisi Anda. Pengobatan akan dilakukan pada mioma yang menimbulkan gejala. Semakin dini mioma yang menyebabkan gejala dikenali, semakin mudah pula proses pengobatannya. Selain itu, hasil pengobatan yang dini pun cenderung lebih baik. Meski demikian, semasa usia masih produktif, hormon estrogen juga aktif, mioma mungkin saja muncul kembali atau kambuh-kambuhan. (PUT/STE)

Referensi:

  1. Hadibroto B. 2005. Mioma uteri. Majalah Kedokteran Nusantara. Vol. 38
  2. Benson. 2009. Buku Saku Obstetri dan Gynekologi. Jakarta:EGC

Apriyani Y, Sri Sumarni. 2103. Analisis Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian mioma