Mitos Dan Fakta Seputar Kontrasepsi IUD

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

263

Anda pasti sudah sering mendengar alat kontrasepsi (alat KB) yang disebut dengan spiral. Alat KB spiral ini dikenal dengan nama IUD (Intrauterine Device) dalam bahasa medisnya. Alat ini berfungsi mencegah kehamilan dengan cara dimasukkan ke dalam rahim oleh seorang dokter atau bidan.

Alat kontrasepsi IUD punya banyak kelebihan dan memiliki efektivitas 99,4% untuk mencegah kehamilan. Intrauterine Device (IUD) adalah kontrasepsi dengan perlindungan jangka panjang. Pemasangannya juga praktis dan tidak memakan waktu yang lama. Cukup sekali dipasang dalam rahim dan mampu mencegah kehamilan mulai 3, 5 bahkan sampai 10 tahun. Namun, masih banyak beredar info mengenai mitos-mitos seputar IUD. Biar tidak makin bingung, berikut info selengkapnya yang memudahkan Sahabat paham mana yang benar dan salah tentang IUD.

 Mitos: Mengganggu Hubungan Seksual

Fakta: IUD tidak akan mengganggu hubungan seksual, pasalnya posisi IUD berada di dalam rahim. Ketika sedang berhubungan, umumnya suami akan merasakan benang dari IUD. Nah, jika terasa, segera kunjungi bidan atau dokter agar posisi benang tersebut dapat diperbaiki. Dengan begitu hubungan intim Anda dan pasangan akan kembali nyaman.

Mitos: IUD Tidak Cocok untuk Ibu Menyusui

Fakta: Tidak benar. Sebenarnya ada dua tipe IUD, yaitu hormonal (hormon progesteron) dan non hormonal. Dua tipe ini aman untuk ibu menyusui, karena tidak mengandung hormon estrogen, sehingga tidak memengaruhi produksi dan kualitas ASI.

Mitos: IUD Dapat Berpindah Tempat

Fakta: IUD sebenarnya tidak dapat berpindah tempat, seperti keluar dari rahim. Namun, ada kemungkinan bergeser sedikit karena adanya kontraksi rahim saat menstruasi. Dengan begitu, Sahabat perlu kontrol secara rutin, minimal setahun sekali untuk mengecek posisi IUD atau jika ada keluhan lainnya.

Mitos: Pemasangan IUD Sangat Menyakitkan

Fakta:  Pemasangan IUD sebenarnya sangat aman, nyaman, dan dapat diselesaikan dalam waktu singkat, lho. Yang terpenting dalam proses pemasangan adalah Anda harus merasa rileks sehingga otot-otot di panggul tidak akan kaku, dengan begitu proses pemasangan juga menjadi lebih mudah.

Ternyata IUD sangat aman dan bermanfaat terutama bagi Anda yang ingin menunda kehamilan dalam jangka lama. Selain efektivitasnya yang sangat baik, ternyata efek sampingnya juga sangat kecil. Bila Anda masih penasaran silakan berkonsultasi dengan dokter atau dengan kami melalui aplikasi PakDok di telepon seluler Anda. (BR/CM)

DAFTAR PUSTAKA

Hartanto, H. 2004. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store