Mudah Tersinggung: Jangan-Jangan Anda Sakit!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

408

Ketika ada hal sepele menyinggung perasaan anda, kemudian dengan cepat anda merasa langsung tidak enak bahkan marah besar, berhati-hatilah anda mungkin sedang mengalami gangguan jiwa ringan. Orang yang mengalami gangguan jiwa ringan seringkali tidak tahu batasan bercanda atau bukan. Mereka akan mudah sekali tersinggung. Hal ini terjadi dikarenakan otaknya dipenuhi dengan masalah.

Seseorang yang depresi juga mudah tersingung. Dia merasa hidupnya sulit, segala sesuatu tampak tidak ada harapan. Dalam keadaan ini dia akan merasa seolah-olah sendirian, padahal sebenarnya tidak demikian. Demikian pula dengan orang dengan gangguan bipolar. Secara kasat mata orang yang mengidap gangguan bipolar memang tidak terlihat. Mereka sama seperti orang normal, namun terdapat berbagai gejala yang menunjukkan seseorang mengalami gangguan bipolar, salah satunya mudah tersinggung.

Lalu, apa yang harus dilakukan agar tidak mudah tersinggung ?

  1. Mengingatkan diri sendiri saat mulai tersinggung

Saat kepala Anda mulai panas akan sikap orang lain, cobalah untuk bertanya pada diri sendiri “Mengapa saya harus marah?”, “Apakah ini layak untuk dipermasalahkan?”, “Ini bukanlah kesalahan yang harus dibesar-besarkan”. Selain itu cobalah untuk mencari alasan lain yang bisa meredam ketersinggungan Anda. “Ah, tidak perlu diambil hati”, “mungkin dia tidak bermaksud”

  1. Posisikan diri Anda sebagai pelaku

Agar kita tidak terlalu tersinggung akan ucapan maupun sikap orang lain, belajarlah untuk menempatkan diri kita dengan perspektif pelaku. Dengan begitu kita akan menyadari bahwa maksud si pelaku untuk menyakiti kita tidak sebesar respons tersinggung itu sendiri.

  1. Asumsikan motif baik di balik sikap orang lain

Kebanyakan kita tersinggung karena berpikir ada niat buruk dan motivasi yang jahat dari pelaku. Jika Anda berhadapan dengan kondisi ini, coba pikirkan dan asumsikan niat dan motif baik yang mungkin saja ada di balik sikap dan ucapan pelaku. Mungkin perkataannya tidak enak didengar namun bisa saja ada maksud baik yang terkandung dalam perkataan itu.

  1. Latihan untuk membedakan sikap orang lain.

Untuk mengatasi sensitivitas yang terlalu berlebihan itu, kita harus berpikir bahwa “perkataan” seseorang tidak sepenuhnya mewakili seluruh sikap orang lain.

  1. Belajar rendah hati

Kalau kita rendah hati, kita akan belajar untuk merespons perkataan atau perbuatan orang lain dengan hati yang luas. Kerendahan hati bukan tindakan bodoh yang membuat kita menjadi tidak tegas, namun sebuah sikap bijaksana untuk menyelamatkan diri kita dari pikiran bodoh dan sakit hati.

  1. Kebenaran lebih penting ketimbang dianggap benar

Jika orang lain menegur, mengingatkan, atau menyampaikan kebenaran (sekalipun dengan cara yang tidak enak didengar), upayakan untuk menghargai kebenaran yang disampaikannya itu. Jangan karena ingin membela diri dan dianggap benar, kita mengabaikan kebenarnya yang sesungguhnya. (EDA/CM)

SUMBER

  1. 17 Gejala Sakit Jiwa Ringan Patut Diwaspadai. DosenPsikologi.com. https://dosenpsikologi.com/gejala-sakit-jiwa-ringan
  2. Andini R. Mudah Tersinggung Awal Gejala Penderita Gangguan Bipolar. https://lifestyle.okezone.com/read/2014/08/07/198/1021505/mudah-tersinggung-awal-gejala-penderita-gangguan-bipolar
  3. Waspada Bila Anda MudahTersinggung. https://winardi-andalas-putro.blogspot.com/2009/05/waspada-bila-anda-mudah-tersinggung.html

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store