MUNGKINKAH CACING MENETAS DI BAWAH KULIT SAYA?

25

Apakah Anda pernah mengalami gatal dan terdapat bercak memanjang di kulit, terutama di tangan atau kaki, terutama jika sebelumnya bermain di taman terbuka atau pesisir pantai? Jika ya, kemungkinan Anda atau anak Anda terinfeksi parasit cacing yang bertelur dan menetas di bawah kulit Anda.

Penyakit tersebut merupakan penyakit Cutaneus Larva Migrans yang disebabkan oleh parasit cacing. Parasit ini masuk ke dalam kulit Anda saat Anda bermain di tanah atau pasir tanpa alas kaki.

Apakah parasit ini berbahaya?

Tentu saja tidak, dikarenakan jenis cacing ini hanya bisa menembus lapisan kulit paling luar atau yang kita sebut epidermis. Kemampuan penetrasi cacing ini terbatas, jadi kemungkinan untuk menginfeksi lebih jauh entah melalui jalur pembuluh darah atau limfe sangat kecil sekali.

Gejala

Tidak semua penderita Cutaneus Larva Migrans mengalami gejala, khususnya jika kondisi yang dialami tergolong ringan. Jika infeksi yang dialami cukup parah, penderita dapat merasakan sensasi gatal, geli atau seperti ditusuk dalam waktu 30 menit pertama setelah terkontaminasi. Permukaan kulit akan memerah atau berubah warna dan muncul benjolan padat pada kulit, hingga permukaan kulit kasar yang menyerupai kulit ular selebar 2-3 mm setelah beberapa jam. Permukaan kulit kasar ini dapat memburuk dan melebar mulai dari 2 mm hingga 2 cm per hari, tergantung dari jenis parasit yang menyerang.

Pengobatan Cutaneus Larva Migrans

Secara umum, Cutaneus Larva Migrans dapat pulih dengan sendirinya dalam waktu 4-8 minggu dikarenakan ketidakmampuan parasit untuk hidup lama di jaringan kulit manusia. Jika diperlukan, obat anti cacing, seperti albendazole atau ivermectin, mungkin akan diresepkan oleh dokter. Untuk meredakan rasa gatal, dokter mungkin akan meresepkan anti histamin atau kortikostreriod topikal. Dalam kondisi parah, tindakan cryotherapy atau terapi beku menggunakan nitrogen cair dapat dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan parasit secara bertahap.

Komplikasi Cutaneous Larva Migrans

Meskipun kebanyakan infeksi cacing pada kulit dapat pulih dengan sendirinya, terdapat beberapa potensi komplikasi yang dapat terjadi, yaitu:

  • Infeksi kulit sekunder.
  • Penyakit Loffler, yaitu menumpuknya sel darah putih pada paru akibat adanya infeksi cacing dalam jumlah banyak.
  • Migrasi parasit ke organ tubuh lainnya.

Pencegahan Cutaneus Larva Migrans

Meskipun infeksi cacing pada kulit terjadi secara tidak sengaja, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menekan risikonya, yaitu:

  • Selalu menggunakan alas kaki saat berjalan atau berjemur di pantai.
  • Selalu menjaga kebersihan tubuh setelah melakukan aktivitas dari luar.
  • Hindari membawa binatang peliharaan, seperti anjing dan kucing, ke pantai atau taman untuk mencegah terjadinya kontaminasi fasilitas umum.
  • Memberikan obat cacing pada binatang peliharaan secara teratur. (BIL/CM)

Sumber:

https://emedicine.medscape.com/article/1108784-overviewhttps://alodokter.com/cutaneous-larva-migrans