Nefropati Diabetik

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

282

Apa sih nefropati diabetik?  Apa gejalanya, apa penyebabnya? Dan bagaimana pengobatannya? Nah, untuk penjelasan lengkapnya, simak di artikel di bawah ini.

Definisi nefropati diabetik

Nefropati diabetik adalah komplikasi ginjal yang serius dari penyakit diabetes melitus tipe 1 dan 2. Memang, tidak semua pengidap diabetes pasti akan mengalami kerusakan ginjal. Namun, hal ini harus diwaspadai, karena diabetes merupakan penyebab paling umum dari kerusakan ginjal.

Stadium nefropati diabetik

Stadium nefropati diabetik ditentukan oleh tingkat kerusakan ginjal dan laju filtrasi glomerulus, atau GFR. GFR dapat memberi tahu dokter seberapa baik ginjal bekerja. GFR rendah menunjukkan terdapat masalah pada ginjal.

Gejala nefropati diabetik

Meskipun nefropati diabetik berarti ginjal tidak berfungsi dengan baik, tapi pada pada tahap awal kamu mungkin tidak mengalami tanda atau gejala apa pun. Pada tahap awal dapat terjadi perubahan tekanan darah dan keseimbangan cairan dalam tubuh. Seiring waktu, ini dapat menghasilkan penumpukan produk buangan di dalam darah dan membuat seseorang merasakan sakit.

Pada nefropati diabetik stadium akhir, gejala yang akan dialami yaitu:

  1. Pembengkakan kaki, pergelangan kaki, atau tangan akibat retensi air
  2. Pembengkakan di sekitar mata
  3. Urin berbuih akibat adanya protein dalam urin
  4. Sering buang air kecil
  5. Air kencing berwarna gelap, karena adanya darah dalam urin
  6. Sesak napas
  7. Kelelahan, disebabkan oleh kurangnya oksigen dalam darah
  8. Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
  9. Kehilangan selera makan, penurunan berat badan
  10. Mual dan muntah
  11. Kulit yang kering dan gatal
  12. Gangguan tidur

Penyebab nefropati diabetik

Nefropati diabetik sering terjadi pada penderita diabetes yang kadar glukosa darahnya tidak terkontrol dengan baik. Kerusakan ginjal ini juga secara langsung dipengaruhi oleh tekanan darah tinggi, yang dapat membuat derajat nefropati diabetik naik lebih cepat.

Faktor risiko nefropati diabetik

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko nefropati diabetik, termasuk:

  1. Diabetes melitus tipe 1 atau 2
  2. Kadar gula darah yang sulit dikendalikan sehingga menyebabkan gula darah tinggi
  3. Tekanan darah yang tinggi
  4. Jenis kelamin. Pria memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami nefropati diabetik.
  5. Kelebihan berat badan atau obesitas.
  6. Perokok
  7. Kadar kolesterol darah yang tinggi
  8. Keluarga dengan riwayat sakit diabetes atau kerusakan ginjal

Pencegahan nefropati diabetik

Untuk mengurangi atau mencegah risiko terkena kerusakan ginjal ini, maka kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Lakukan kontrol penyakit diabetes ke dokter tiap bulan.
  2. Kelola tekanan darah atau kondisi medis lainnya.
  3. Jangan sembarangan mengonsumsi obat yang terutama obat untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri.
  4. Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang.
  5. Menjaga berat badan dan lingkar perut agar tetap ideal.
  6. Berolahraga secara teratur.
  7. Berhenti merokok dan berhenti mengonsumsi minuman beralkohol.

Penanganan nefropati diabetik

Dalam mengobati nefropati diabetik yang perlu diperhatikan adalah cara mencegah, menghambat perkembangan kerusakan ginjal dan juga menghindari risiko komplikasi. Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu: manajemen gula darah dan tekanan darah yang baik, sehingga dapat mencegah atau menunda disfungsi ginjal dan komplikasi lainnya.

Jika penyakit berkembang menjadi gagal ginjal (penyakit ginjal stadium akhir), maka dokter akan melakukan pengobatan yang difokuskan pada penggantian fungsi ginjal atau membuat kamu lebih nyaman. Pilihan tersebut yaitu:

  1. Cuci darah
  2. Transplantasi
  3. Manajemen gejala (LM/CM)

Referensi

  1. Diabetic nephropathy – Symptoms and causes. (2018). Retrieved from https://www. mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetic-nephropathy/symptoms-causes/syc -20354556
  2. Suzanne Falck, F. (2018). Diabetic nephropathy: Symptoms, treatment, and prevention. Retrieved from https://www.medicalnewstoday.com/articles/319686. php

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store