Ngorok & Sleep Apnea

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

233

Apakah Anda mendengkur atau ngorok jika tidur? Wah, pastinya orang-orang di sekitar Anda terganggu. Tahukah Anda jika mendengkur atau ngorok itu merupakan salah satu tanda dari gangguan kesehatan yang disebut Sleep Apnea? Nah, kali ini akan kita bahas tentang gangguan satu ini.

Sleep apnea adalah gangguan tidur dimana pernafasan sering berhenti selama fase tidur. Akibatnya organ tubuh, terutama otak, tidak mendapat oksigen yang cukup. Selain itu, kualitas tidurpun akan menurun sehingga pasien tetap merasa lelah pada saat bangun keesokan harinya. Sleep apnea sangat umum terjadi, lebih banyak pria daripada wanita, sekitar 2-3 pria banding 1 wanita. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun, namun lebih banyak terjadi pada orang dewasa paruh baya. Ada 2 jenis sleep apnea, yaitu :

  1. Sleep apnea obstruktif

Jenis yang umum ditemukan, disebabkan oleh adanya penyumbatan pada saluran pernafasan.

  1. Sleep apnea pusat

Tidak disebabkan oleh penyumbatan saluran nafas, tetapi oleh tidak stabilnya pusat kendali pernafasan. Akibatnya, otak gagal memberi sinyal untuk otot nafas.

Selain mendengkur, apa sajakah gejala dari sleep apnea? Biasanya pasangan Anda atau orang lain menyadari ada beberapa interupsi nafas saat Anda tidur, terbangun mendadak disertai sesak nafas, bangun dengan mulut kering atau sakit tenggorokan, sakit kepala pagi hari, kesulitan tidur (insomnia), rasa kantuk pada siang hari yang tidak wajar (hypersomnia), serta masalah dalam fokus dan menjadi mudah merasa kesal.

Siapa saja yang beresiko mengalami sleep apnea?

Ada banyak faktor risiko dari sleep apnea, diantaranya :

  1. Berat badan berlebih, berusia di atas 40 tahun
  2. Memiliki lingkar leher besar
  3. Memiliki amandel besar
  4. Lidah yang besar atau rahang kecil
  5. Memilki riwayat keluarga terhadap sleep apnea
  6. Penyakit lambung (asam lambung berlebihan)
  7. Penggunaan alkohol dan merokok
  8. Hidung tersumbat

Perubahan gaya hidup adalah salah satu tonggak terapi utama. Jika Anda menderita penyakit ini, maka pastikan berat badan Anda tidak overweight, lakukan olahraga secara teratur untuk mengoptimalkan fungsi pernafasan Anda, hindari alkohol dan obat-obatan penenang atau obat tidur, dan jangan tidur dengan posisi telentang, cobalah tidur pada salah satu sisi atau tengkurap. Keluhan akan memberat apabila saluran nafas Anda tersumbat, terutama jika teerserang flu, pilihlah obat flu yang ringan asal nafas Anda terasa lebih lega. Kemudian yang terpenting adalah berhentilah merokok jika Anda perokok.

Mendengkur tidak boleh dianggap remeh karena dapat mengganggu kualitas tidur dan dampak jangka panjang terhadap kesehatan Anda. Jika Anda memiliki gangguan seperti yang disebutkan, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter kami. Pakdok selalu siap melayani Anda kapan saja dan dimana saja. (EDA/CM)

Sumber:

  1. Samiadi LA. Apa itu sleep apnea. https://hellosehat.com/penyakit/sleep-apnea/
  2. Apnea Tidur. https://id.wikipedia.org/wiki/Apnea_tidur

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store