NYERI HAID YANG TIDAK NORMAL

31

Nyeri haid atau dismenore adalah nyeri atau kram di perut bagian bawah, yang muncul sebelum atau sewaktu menstruasi. Kondisi tersebut normal terjadi setiap bulan dan karena merupakan proses yang terjadi secara alami di rahim wanita. Akan tetapi, ada juga nyeri haid yang berlebihan dan tidak normal, sehingga harus diwaspadai sebagai adanya kelainan pada organ reproduksi wanita. Nyeri haid seperti apa yang harus diwaspadai tersebut?

Rasa nyeri perut pada saat menstruasi terjadi akibat luruhnya pembuluh darah dan sel – sel dalam rahim. Kondisi ini menyebabkan proses radang dan kurangnya asupan oksigen dan nutrisi pada sel – sel yang sehat di sekitar sel yang luruh. Akibatnya, terjadi rasa nyeri sebagai alarm normal tubuh. Nyeri perut yang terjadi pada saat menstruasi, baik yang berat maupun yang ringan, dapat disertai dengan beberapa gejala seperti: mual, muntah, berkeringat, diare atau sembelit, perut kembung, sakit kepala, serta pusing atau terasa seperti melayang. Selain konsumsi obat-obatan pereda rasa sakit, umumnya nyeri haid dapat diredakan dengan pijatan, mandi air hangat, minuman hangat, berbaring dengan kaki diangkat, atau menempelkan koyo pada bagian yang sakit.

Beberapa faktor yang membuat seorang wanita lebih berisiko mengalami nyeri haid yaitu:

  • Usia di bawah 30 tahun
  • Haid tidak lancar
  • Mengalami pubertas pada usia dini
  • Perdarahan yang berlebihan saat haid
  • Merokok atau kebiasaan konsumsi alkohol berlebih
  • Riwayat nyeri haid dalam keluarga

Berikut nyeri haid yang tidak normal yang perlu diwaspadai:

  1. Nyeri haid yang berlangsung lama. Rasa sakit dan kram perut yang melebihi 3 atau hari dapat dikategorikan sebagai nyeri haid yang tidak normal
  2. Nyeri haid yang normal umumnya mudah diatasi. Jika nyeri perut sulit diatasi perlu diwaspadai karena bisa menjadi tanda nyeri perut yang tidak normal
  3. Nyeri haid dikategorikan tidak normal apabila rasa sakitnya cenderung parah sampai mengganggu aktivitas
  4. Nyeri haid yang tidak normal biasanya tidak dapat diatasi dengan obat tanpa resep yang dijual bebas
  5. Nyeri haid yang tidak normal muncul secara tidak teratur setiap bulan.

Penyebab nyeri haid sekunder

Pada kasus nyeri haid (dismenore) sekunder, nyeri haid bisa jadi sebenarnya merupakan gejala dari kondisi medis, seperti:

  • Endometriosis atau infeksi pada rahim
  • Tumor pada rahim
  • Penyakit radang panggul
  • Infeksi menular seksual
  • Adenomiosis (suatu kondisi di mana lapisan rahim tumbuh ke dalam dinding otot rahim)
  • Stenosis serviks, yaitu leher rahim kecil sehingga memperlambat aliran menstruasi

Nyeri haid sebaiknya tidak diabaikan. Jika ada gejala nyeri haid yang tidak normal kemudian disertai tanda-tanda infeksi seperti demam atau menggigil, keputihan yang tidak normal, serta terjadi perdarahan berlebih sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. (PK/STE)

Referensi:

NHS UK. Period Pain. 2016

US National Library of Medicine, MedlinePlus. Painful menstrual periods. 2016