Nyeri Perut Kanan Bawah: Apakah Selalu Usus Buntu?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

400

Pernahkah anda merasakan nyeri pada perut sebelah kanan bawah yang lama kelamaan memberat terutama saat batuk atau bergerak? Jika iya, jangan dianggap angin lalu yah, kondisi ini bisa saja menandakan beberapa kondisi medis yang serius, salah satunya adalah radang usus buntu atau appendisitis. Appendisitis adalah peradangan yang terjadi pada apendiks yaitu sebuah organ yang merupakan perpanjangan dari usus besar dan berukuran sekitar 6-9 cm. Apendiks ini dikenal orang banyak dengan nama usus buntu.

Radang usus buntu merupakan suatu keadaan medis yang termasuk dalam kategori gawat darurat yang harus ditangani dengan cepat. Radang usus buntu atau apendisitis terjadi ketika apendiks didalam tubuh tersumbat, umumnya karena kotoran yang mengeras, cacing, benda asing, atau tumor. Sumbatan ini yang menjadi sarang dari kuman-kuman diusus yang dapat berujung pada peradangan.

Gejala yang identik dengan penyakit ini terkadang hanya ditemukan pada sebagian penderita dan juga cenderung mirip dengan penyakit lain. Beberapa penyakit yang sering dikira sebagai radang usus buntu yaitu maag, infeksi saluran kemih, atau sindrom iritasi usus. Gejala utama radang usus buntu yaitu nyeri perut yang berpindah atau menjalar dari daerah tengah perut ke perut kanan bawah. Gejala penyerta lain yaitu :

  1. Mual, muntah dan tidak nafsu makan
  2. Demam tinggi atau demam ringan
  3. Kembung
  4. Sembelit atau diare

Apabila muncul gejala seperti diatas, Anda dianjurkan untuk segera pergi ke klinik atau rumah sakit terdekat dimana dokter bisa menentukan diagnosa yang pasti. Jangan pula mengkonsumsi obat tanpa resep dokter untuk meredakan gejala yang ada. Jika diagnosis sudah mengarah ke penyakit ini, umumnya dokter akan memutuskan untuk melakukan tindakan pembedahan untuk memotong bagian usus yang meradang tersebut. Radang usus buntu yang tidak ditangani secara tepat dapat menyebabkan komplikasi yang serius, yaitu pecahnya usus buntu tersebut. Ketika pecah, seluruh kuman yang tertumpuk akan menyebar keseluruh rongga perut. Kondisi inilah yang dapat mengancam nyawa penderita.

Untuk mencegah terkena penyakit radang usus buntu disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang tinggi serat untuk membantu proses pencernaan didalam usus. Contoh makanan tinggi serat yaitu oatmeal, papaya, alpukat, jagung dan beras merah. Perlu diingat bahwa tanggung jawab kesehatan kita berasal dari diri kita sendiri, oleh karena itu segera konsultasikan kesehatan anda dengan dokter yang berkompeten untuk menghindari terjadinya komplikasi penyakit yang lebih berat. (RH/CM) 

Daftar Pustaka:

  1. Craig S. Appendicitis. [Updated: 2017]. Available at https://emedicine.medscape.com/article/773895-overview
  2. DerSarkissian C. Appendicitis. [Reviewed: 2017]. Available at https://webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-appendicitis#1

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store