Nyeri Pinggang: Hati-Hati Anda Menderita Hernia Nukleus Pulposus!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

149

Mungkin Anda pernah mendengar, melihat atau mengalami sendiri nyeri pada pinggang yang terjadi secara tiba-tiba ketika berusaha mengangkan beban berat, atau karena penyebab lain yang tidak jelas? Nah, kadang, banyak orang yang meremehkan penyakit ini. “Ah nanti juga di kasih salep bisa sembuh sendiri”.

Sikap seperti ini yang perlu Anda hindari karena, banyak faktor yang menyebabkan nyeri pinggang. Salah satunya bisa saja Anda mengalami hernia nukleus pulposus (HNP) yang juga dikenal dengan istilah “saraf terjepit”. Kondisi HNP ini bisa menyebabkan mati rasa atau kelemahan dilengan atau kaki. Namun, di sisi lain juga banyak orang yang tidak mengalami gejala. Anda penasaran bukan? Untuk itu, simak penjelasan berikut:

Definisi HNP

Hernia nukleus pulposus (HNP) adalah kondisi ketika bantalan atau cakram di antara tulang belakang keluar dari posisi semula dan menjepit saraf yang berada di belakangnya. HNP umumnya menyerang bagian keempat atau kelima di punggung bawah atau di leher, khususnya pada penderita dewasa yang sudah memasuki umur senja.

Gejala HNP

Nah tanda dan gejala paling umum dari kondisi ini yaitu:

  1. Nyeri lengan atau kaki.

Jika HNP terjadi di punggung bawah maka, biasanya Anda akan merasakan rasa sakit yang paling hebat di bokong, paha, betis, dan kaki.  Namun, Jika HNP terjadi di leher, maka rasa sakit biasanya akan paling intens di bahu dan lengan. Rasa sakit ini bisa menusuk ke lengan atau kaki ketika Anda batuk, bersin, atau bergerak ke posisi tertentu.

  1. Mati rasa atau kesemutan.

Orang dengan HNP sering mengalami mati rasa atau kesemutan di beberapa titik anggota tubuh. Biasanya disekitar punggung, bahu, tangan, tungkai, dan kaki.

  1. Melemahnya fungsi otot.

Hal ini menyebabkan menurunnya kemampuan penderita dalam bergerak. Contohnya penderita bisa saja tersandung dan juga menurunkan kemampuan untuk mengangkat atau menahan barang.

Penyebab HNP

Seiring bertambahnya usia, cakram tulang belakang akan kehilangan sebagian kandungan airnya. Hal ini menyebabkan cakram kurang fleksibel dan lebih rentan untuk pecah bahkan dengan sedikit ketegangan atau putaran. Selain usia, cedera yang terjadi pada otot karena mengangkat, memutar atau memutar sambil mengangkat beban berat dan besar, dapat menyebabkan HNP. Keadaan traumatis seperti jatuh atau terdorong ke belakang juga dapat menyebabkan HNP meski lebih jarang.

Faktor Risiko HNP

  1. Kelebihan berat badan.
  2. Genetik
  3. Orang dengan pekerjaan yang menuntut aktifitas fisik berat
  4. Merokok

Pencegahan HNP

  1. Olahraga
  2. Pertahankan dan jaga postur tubuh untuk mengurangi tekanan pada tulang belakang dan cakram.
  3. Jaga punggung tetap lurus dan sejajar, terutama saat duduk dalam waktu lama.
  4. Pertahankan berat badan yang sehat dan ideal.
  5. Hindari merokok.
  6. Hindari cedera.

Pengobatan HNP

Pengobatan HNP dapat dilakukan dengan cara konservatif sampai operasi. Pengobatan ini dilakukan berdasarkan ketidaknyamanan atau keparahan gejala dan juga bagian tubuh yang mengalami HNP.

Beberapa orang dengan HNP akhirnya perlu dioperasi. Dokter akan menyarankan operasi jika pengobatan konservatif gagal untuk mengobati gejala setelah enam minggu, terutama jika Anda terus mengalami:

  1. Mati rasa atau kelemahan
  2. Kesulitan berdiri atau berjalan
  3. Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus

Operasi yang dilakukan adalah disektomi, yaitu pemotongan dan pengangkatan sebagian atau seluruh bantalan yang menjepit saraf. Apabila dilakukan pengangkatan bantalan secara keseluruhan, maka tulang belakang dapat disangga dengan pemasangan logam atau pemasangan cakram buatan sebagai pengganti bantalan.

Meskipun, operasi menjadi pilihan terbaik untuk pemulihan, perlu diingat bahwa pasien masih perlu menjaga kondisi dan mengubah pola aktivitas untuk menghindari efek samping atau komplikasi pasca operasi. Untuk mengoptimalkan pemulihan, dokter biasanya akan merekomendasikan program terapi dan rehabilitasi.(LM)

Referensi

Herniated disk – Symptoms and causes. (2018). Retrieved from https://www.mayo clinic.org/diseases-conditions/herniated-disk/symptoms-causes/syc-20354095

Herniated Nucleus Pulposus: Background, Anatomy, Pathophysiology. (2018). Retrie ved from https://emedicine.medscape.com/article/1263961-overview


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store